Kadivhumas Polri Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif.

Seputarindonesia.co.id. Jakarta-
Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Semangat persatuan yang menjadi jiwa Sumpah Pemuda dinilai relevan untuk diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama menciptakan ruang publik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/10/2026), Johnny menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban tidak dapat dijalankan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat, komunitas, dan dunia usaha. Sinergi yang erat antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama agar aktivitas kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Johnny menegaskan bahwa Polri senantiasa menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun demikian, setiap warga juga diharapkan menjalankan hak dan tanggung jawabnya dengan tetap mengutamakan keselamatan, ketertiban umum, serta kepentingan masyarakat luas. Perbedaan pandangan diakui sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi secara dewasa, melalui dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan sikap saling memusuhi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama di media sosial. Bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi menjadi salah satu bentuk peran aktif warga dalam menjaga suasana kondusif. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.

“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi secara dewasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengedepankan komunikasi, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.

Menurut Johnny, momentum Sumpah Pemuda seharusnya tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi diterjemahkan ke dalam tindakan nyata sehari-hari — mulai dari menjaga ketertiban di lingkungan sekitar, menghargai sesama, hingga membangun kepedulian sosial. Polri sendiri berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, memperkuat persatuan, serta menciptakan keamanan dan nyaman bagi seluruh warga,” tutup Johnny.(Aro Ndraha/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *