News  

Warga Linggamanik Dilanda Krisis Air Bersih, Masyarakat Menanti Bantuan Aktif Pemerintah

SUKABUMI — Krisis air bersih menjadi persoalan yang dikeluhkan warga Linggamanik Desa Bantargadung Sukabumi Jabar ” Jaga Jawa Barat”.

Pasalanya Kesulitan mendapatkan air bersih sangat dirasakan warga saat ini, padahal guna air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga fokus sekarang menjadi persoalan warga linggamanik, warga sangat berharap adanya perhatian dan langkah nyata dari pemerintah.

Dan Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Namun, ketika akses terhadap air bersih sulit didapatkan, warga harus menghadapi berbagai kendala untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga menjaga kebersihan lingkungan. Pada Selasa 27/10/2026.

Warga linggamanik di tengah kondisi musim kemarau ini, berharap peran pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan yang mereka hadapi. Keluhan masyarakat perlu didengar dan ditindaklanjuti melalui langkah konkret, bukan sekadar menjadi persoalan yang terus berulang setahun sekali dimisim kemarau tanpa kepastian penyelesaian.

Menurut warga setempat mengatakan
” Masyarakat membutuhkan solusi nyata, baik melalui pendistribusian air bersih dan tempat penyediaan air, sementara sekarang tidak adanya salah satu program pemerintah dalam sarana air bersih baik jangka pendek maupun jangka panjang yang menjamin ketersediaan air bagi seluruh warga.” Ucapnya warga.

Lanjutnya, untuk Krisis air bersih bukan persoalan sepele. Ini menyangkut kebutuhan dasar, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, respons cepat dari pemerintah dan pihak terkait sangat dibutuhkan agar warga tidak terus-menerus menanggung beban akibat sulitnya memperoleh air bersih,” bebernya lagi.

Selain itu menurut Fery Permana diketahui pengamat publik mengungkapkan, ”

Persoalan krisis air bersih yang dialami warga Linggamanik seringkali didengar dan menjadi sorotan tajam. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa kebutuhan dasar masyarakat seharusnya menjadi prioritas pemerintah, bukan persoalan yang dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian penyelesaian, Jangan sampai keluhan masyarakat hanya menjadi suara yang terdengar, tetapi tak kunjung mendapat jawaban.

Menurutnya, pemerintah harus hadir di tengah kesulitan masyarakat. Ketika warga menghadapi persoalan mendasar seperti sulitnya memperoleh air bersih, pemerintah perlu mendengar keluhan, turun langsung ke lapangan, dan memastikan solusi benar-benar dirasakan masyarakat.

Jangan sampai masyarakat merasa berjuang sendirian untuk mendapatkan hak atas kebutuhan dasarnya. Pemerintah tidak boleh hanya hadir dalam seremoni, tetapi harus hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Kami berharap tahun depan ada solusi dari pemerintah, keluhan warga jangan sampai terdengar lagi. Tutup.

Reporter : Muhtar BT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *