MOJOKERTO — Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarraa, Lc., M.Hum. atau yang akrab disapa Gus Barra, menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto, Jumat (7/8/2026).
Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terpadu tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 7,5 hingga 8 hektare. Secara keseluruhan, fasilitas ini dirancang mampu menampung hingga 1.000 siswa, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan pendidikan terpadu.
Progres Masuk Tahap Penyelesaian
“Untuk Sekolah Rakyat di Dawarblandong itu, progres kita sudah masuk tahap ketiga. Tahap ketiga ini tahun ini akan dibangun secara menyeluruh. Pengadaan lahan, pengurukan, dan persiapan lahan sudah selesai seluruhnya,” ungkap Gus Barra.
Tahap ketiga ini difokuskan pada pembangunan fisik gedung beserta kelengkapan sarana prasarana pendukung. Nantinya akan tersedia ruang kelas yang memadai, fasilitas olahraga lengkap, termasuk lapangan sepak bola berukuran besar.
“Kelas, fasilitas olahraga, lapangan sepak bola yang besar — kelengkapannya akan sangat memadai. Proyek ini kami rancang untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Insyaallah fasilitasnya lengkap semuanya,” tegas Gus Barra.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu ini dapat segera rampung dan berfungsi optimal, guna memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi generasi muda di wilayah Dawarblandong dan sekitarnya. (ri)








