Renungan Harian” Harta Bisa Menjauhkan Manusia dari Tuhan, Ingatlah Dia Sumber Segala Berkat”.

Renungan Harian.

Seputarindonesia.co.id. Jakarta-
Ketika kehidupan berjalan mulus, rezeki melimpah, dan segala kebutuhan terpenuhi, tersembunyi bahaya yang sering tidak disadari, kita perlahan merasa semua keberhasilan semata hasil kemampuan sendiri, lalu melupakan Tuhan sebagai sumber segala berkat. Demikian pesan tegas yang disampaikan Pendeta Dr. Philip S. Buulolo dalam renungan hariannya hari ini,Senin (31/08/2026).

Mengambil firman dari Ulangan 8:17-18, ia mengingatkan: “Janganlah kaukatakan dalam hatimu, Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan.”

Pdt. Philip S. Buulolo menegaskan persoalannya bukan pada harta itu sendiri, melainkan sikap hati yang menjadikan harta membuat manusia lupa kepada Yang Memberi. Seperti kisah anak bungsu yang pergi ke negeri jauh — tetap menikmati harta dari ayahnya, namun memilih hidup jauh dari ayahnya.

“Hal yang sama sering terjadi pada kita: kita menikmati kesehatan, pekerjaan, keluarga, dan kemewahan yang Tuhan berikan, namun semakin sedikit waktu dan hati yang kita persembahkan bagi-Nya. Kita mencari tangan Tuhan yang memberi, tapi tidak lagi merindukan wajah-Nya,” ujarnya.

Jauh dari Tuhan membuat berkat kehilangan sumbernya. Harta tanpa Tuhan kehilangan tujuan; kemampuan tanpa Tuhan menumbuhkan kesombongan; kelimpahan tanpa Tuhan perlahan mengabarkan dari mana semua itu berasal.

“Jangan sampai kita lebih mencintai pemberian daripada Sang Pemberi. Jangan menunggu sampai harta habis baru sadar betapa berharganya dekat dengan Tuhan,” pesannya mengingatkan.

Kemampuan bekerja, berpikir, dan menghasilkan pun adalah anugerah Tuhan. Kelimpahan sejati bukanlah seberapa banyak yang dimiliki, melainkan tetap menjaga hubungan benar dengan Sumbernya.

Penulis renungan menutup dengan pertanyaan yang mengajak merenung :

“Apakah berkat yang kita miliki saat ini membawa kita semakin dekat kepada Tuhan, atau justru perlahan menjauhkan kita dari-Nya?”

Selagi masih diberi kesempatan dan kelimpahan, dekatlah selalu kepada-Nya. Nikmati berkat, namun jangan tinggalkan Sumber berkat. Milikilah harta, tapi jangan biarkan harta yang memiliki hati kita. Tuhan Memberkati. (Aro Ndraha/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *