​GEBRAKAN PERDANA KAPOLRES BARU : TIM BADAI SAPU BERSIH 74 PAKET SABU DI BENGKULU SELATAN !

BENGKULU SELATAN — Langkah awal pucuk pimpinan baru Polres Bengkulu Selatan langsung menggelegar! Dibawah komando Kapolres baru, AKBP Aron Sebastian, S.IK., M.Si., jajaran Satresnarkoba melalui Tim BADAI melakukan gebrak tajam memutus rantai peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Bengkulu Selatan. Dalam kurun waktu hanya tiga hari, tim elit ini sukses menggulung tiga tersangka dan menyita total 74 paket barang haram jenis sabu.

​Aksi sikat habis ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Bengkulu Selatan, IPTU Erik Fahreza, S.H. Operasi kilat yang dilancarkan Tim BADAI berhasil membongkar dua jaringan peredaran sabu di dua lokasi berbeda secara beruntun. Langkah agresif ini menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada tempat aman bagi para kurir maupun bandar narkoba di bumi Pimudak Sangku.

​Pengungkapan dramatis pertama meletus pada Jumat (17/07/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Berlokasi di depan sebuah kontrakan kawasan Jalan Lettu Abadi, Kelurahan Ketapang Besar, Kecamatan Pasar Manna, Tim BADAI melakukan penggerebekan terukur dan berhasil mengamankan dua wanita berinisial MN (26) dan ALS (34). Tak main-main, dari tangan kedua srikandi barang haram ini, petugas menyita 61 paket sabu ready-to-sell seberat 25,3 gram beserta barang bukti pendukung seperti unit Yamaha Aerox, helm, dan tas sandang.

​Tak berpuas diri, gempuran Tim BADAI kembali berlanjut pada Senin (20/07/2026) sore. Di pinggir Jalan Lintas Manna–Kaur, Desa Gunung Kembang, Kecamatan Manna, petugas menyergap seorang pria berinisial MK (35). Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 13 paket sabu seberat 4,96 gram, satu unit sepeda motor tanpa plat, timbangan digital, hingga peralatan presisi seperti sekop sedotan dan wadah penyamaran.

​Saat ini seluruh tersangka beserta total 74 paket sabu dan sederet barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Bengkulu Selatan. Penyidik terus bergerak cepat melengkapi administrasi, melakukan tes urine, serta memeriksa saksi-saksi untuk membongkar kemungkinan adanya pimpinan jaringan yang berada di balik para tersangka.

​Mewakili Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, Kasat Resnarkoba IPTU Erik Fahreza menegaskan bahwa gebrak awal ini barulah permulaan. Pihaknya memastikan tidak akan memberi celah sekecil apa pun bagi pelaku kejahatan narkotika dan siap mengejar siapapun yang nekat merusak generasi muda di wilayahnya.

​”Kami akan terus melakukan tindakan tegas tanpa kompromi! Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkoba di Bengkulu Selatan. Kami juga mengetuk peran aktif masyarakat—informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk menyelamatkan masa depan daerah kita dari ancaman narkotika,” tegas IPTU Erik Fahreza.

​Keberhasilan ganda yang diraih Tim BADAI Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan ini menegaskan komitmen nyata aparat penegak hukum dalam membendung arus peredaran gelap narkoba. Sinergi antara ketegangan operasi di lapangan dan dukungan penuh masyarakat menjadi kunci utama menciptakan Bengkulu Selatan yang aman, bersih, dan bebas narkoba.

Tulus Hartanu & Tim…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *