News  

SDN Kemantren Menerima Revitalisasi. Tenaga Pendidik beriterima kasih kepada Presiden Kemendikdasmen serta Dispendik Kab Mojokerto

Teks foto : Nampak, Kasek SDN Kemantren mengawasi langsung terhadap para pekerja

Mojokerto ~ Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjalankan program percepatan revitalisasi sekolah dan satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan target tuntas paling lambat pada tahun 2029.

Pemerintah terus memperluas target revitalisasi pada tahun-tahun berikutnya dengan skala ratusan ribu sekolah per tahun menuju penyelesaian di 2029. Digitalisasi Pembelajaran: Selain perbaikan fisik sarana dan prasarana (seperti ruang kelas, atap, dan toilet), pemerintah juga memperkuat digitalisasi sekolah melalui penyediaan papan interaktif digital serta akses internet

Selain renovasi, pemerintah turut menginisiasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi serta Sekolah Rakyat (sekolah berasrama bagi keluarga kurang mampu).

Tujuan utama dari revitalisasi sekolah adalah meningkatkan mutu dan kualitas layanan pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana fisik serta penunjang pembelajaran.
Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), program ini bukan merupakan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mencapai pendidikan yang lebih baik. Beberapa tujuan spesifiknya meliputi,

Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman: Melakukan rehabilitasi dan pembangunan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan (sedang hingga berat), seperti ruang kelas, atap, dinding, tempat ibadah, dan toilet

Penyediaan Sarana dan Teknologi Pendukung: Menghadirkan peralatan modern serta mendorong digitalisasi pembelajaran agar proses belajar mengajar lebih adaptif, interaktif, dan inspiratif. Mengurangi Kesenjangan Kualitas Pendidikan dengan mendorong pemerataan akses pendidikan yang bermutu di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.

Salah satu sekolah yang mendapat revitalisasi adalah SDN Kemantren Kabupaten Mojokerto. Dwi Agung Kepala Sekolah SDN Kemantren Kabupaten Mojokerto sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemda atas diterimanya program revitalisasi Presiden Prabowo.

“Alhamdulillah, kita dapat kegiatan revitalisasi sekolah dasar dari kementerian. Sehingga, dapat untuk memperbaiki sarana-prasarana sekolah biar lebih baik, lebih nyaman lagi, biar anak-anak bisa belajar dengan nyaman, aman, dan menyenangkan. Yang direhab terdiri dari 6 ruang kelas, 2 ruang administrasi, dan pembangunan ruang UKS.

Harapannya biar anak-anak lebih giat lagi belajar, lebih menyenangkan lagi dalam pembelajaran, biar lebih semangat ketika datang .Dulu, ada beberapa anak yang masih menangis gara-gara mungkin lihat sekolahnya jelek. kalau ini kan nanti ada tampilan baru,
biar anak-anak lebih semangat lagi belajar, biar cita-citanya anak-anak biar tercapai, seperti itu Bapak.

Saya langsung mengawasi semua kegiatan proyek disekolah ini.Terus terang saja kita bekerja sesuai prosedur yang dari Kementerian Pendidikan itu, sesuai yang ada aturan yang jelas, juknisnya juga jelas.

Untuk Kementerian Pendidikan Nasional dan Pak Presiden, saya ucapkan terima kasih sekali atas supportnya lembaga ini. Kemudian untuk Pak Amsar sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kab Mojokerto, saya berterima kasih sekali supportnya untuk pendampingannya sehingga revitalisasi SD ini tahun 2026 ini bisa berjalan dengan lancar, aman,” jelasnya. (28/10/2026).(rh)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *