Teks foto : Ketua IKA-PMII Mojokerto Hidayat Terima Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya
MOJOKERTO – Ketua IKA-PMII Mojokerto yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, H. Hidayat, menerima Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diberikan pada puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Senin (12/10/2026). Pemberian penghargaan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/640/013/2026. Hidayat menerima penghargaan bersama 13 tokoh lain yang dinilai berkontribusi bagi masyarakat Jawa Timur.
Hidayat mendapat penghargaan atas kontribusinya dalam mengawal program pengentasan kemiskinan, khususnya memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Pengawalan tersebut dilakukan agar bantuan pemerintah diterima masyarakat yang benar-benar berhak dan membutuhkan.
Sekretaris IKA-PMII Mojokerto, Syafiuddin, mengatakan Hidayat selama ini mendorong agar bantuan pemerintah disalurkan sesuai kondisi masyarakat di lapangan.
“Sahabat Hidayat sangat perhatian terhadap bantuan sosial kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan pemerintah itu harus sampai kepada yang berhak,” ujar Syafiuddin.
Menurut Syafiuddin, salah satu upaya yang didorong Hidayat adalah pemutakhiran data penerima bantuan berdasarkan sistem desil yang ditetapkan pemerintah pusat. Masyarakat serta pemerintah desa dan kelurahan diminta proaktif memperbarui data agar daftar penerima bantuan sesuai dengan kondisi terkini.
Ia menambahkan, validasi data oleh petugas pendataan juga diperlukan untuk meningkatkan akurasi penyaluran bansos. Dengan data yang valid, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan mengurangi risiko salah sasaran.
Syafiuddin menilai pengawalan terhadap penyaluran bansos tersebut sejalan dengan nilai perjuangan PMII, terutama keberpihakan kepada kaum mustadh’afin atau kelompok masyarakat yang lemah.
Selain mengawal penyaluran bansos, Hidayat turut mendorong penguatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Mojokerto dan Kabupaten Jombang. Penguatan sektor tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.
Dengan demikian, upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya dilakukan melalui bantuan sosial, tetapi juga melalui penguatan kapasitas ekonomi masyarakat agar mereka dapat meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.(rs)







