Foto : Pengurus Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli saat menggelar rapat persiapan Open Tournament Domino Piala Panglima TNI.
Seputarindonesia.co.id.Gunungsitoli-Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Domino (ORADO) Kota Gunungsitoli mulai mematangkan persiapan menghadapi Open Tournament Olahraga Domino dan Pemecahan Rekor MURI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat internal Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli yang digelar Jumat (4/9/2026) di sekretariat, Blok B, Pasar Yaahowu, Jumat (4/9/2026), Kota Gunungsitoli. Rapat menjadi bagian dari konsolidasi internal sekaligus langkah awal memperkuat koordinasi menghadapi agenda berskala nasional tersebut.
Open Tournament Domino Piala Panglima TNI dijadwalkan berlangsung secara serentak di 101 daerah pada Minggu, 27 September 2026, dengan kegiatan terpusat di GOR A Yani, Mabes TNI Cilangkap.
Dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/933/2026 tanggal 19 Agustus 2026, Kota Gunungsitoli diKodim 0213/Nias tercantum sebagai salah satu dari 101 Kodim yang ditunjuk untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga domino di wilayahnya bersama ORADO.
Ketua Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli, Notatema Lase, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh dipandang sebatas pertandingan domino. Menurutnya, momentum nasional tersebut harus dimanfaatkan untuk memperlihatkan bahwa domino dapat dikelola secara profesional, terukur, dan berorientasi pada pembinaan serta prestasi.
“Bagi kami, ini bukan sekadar turnamen. Ini momentum untuk menunjukkan bahwa olahraga domino memiliki sistem kompetisi, tata kelola organisasi, perangkat pertandingan, pembinaan atlet, dan orientasi prestasi yang jelas,” kata Nota Lase saat menyampaikan sambutan dalam rapat internal Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli.
Ia menilai pelaksanaan turnamen secara serentak di 101 daerah sekaligus agenda pemecahan rekor MURI memberikan bobot tersendiri bagi perkembangan olahraga domino di tingkat nasional, termasuk di Kepulauan Nias.
“Keserentakan pelaksanaan di 101 daerah menunjukkan bahwa olahraga domino sedang bergerak menuju tata kelola yang lebih terstruktur. Karena itu, daerah harus mampu menyelenggarakannya secara tertib, profesional dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Secara organisatoris, pelaksanaan kegiatan tersebut juga diperkuat melalui Surat Instruksi Ketua Umum PB ORADO Nomor 001/SI/PB-ORADO/VIII/2026 tanggal 26 Agustus 2026 tentang Instruksi Pelaksanaan Open Tournament Olahraga Domino dan Pemecahan Rekor MURI dalam rangka HUT ke-81 TNI.
Instruksi tersebut menjadi pedoman bagi Pengprov dan Pengcab ORADO di daerah yang ditunjuk untuk mempersiapkan kegiatan sekaligus membangun koordinasi dengan Kodim, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya.
Perkuat Koordinasi dengan Kodim.
Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli menyatakan siap membangun koordinasi konstruktif dengan Kodim 0213/Nias sebagai bagian dari penyelenggaraan kegiatan di wilayah Nias.
Notatema menekankan, koordinasi tidak cukup dilakukan pada tataran administratif, tetapi harus diterjemahkan dalam pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif serta kesiapan teknis di lapangan.
“ORADO siap menjadi mitra strategis dalam memastikan aspek olahraga domino berjalan sesuai ketentuan organisasi, mulai dari peserta, perangkat pertandingan, administrasi, hingga dokumentasi dan publikasi,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara ORADO dan Kodim 0213/Nias dapat menghasilkan penyelenggaraan yang bukan hanya sukses secara seremoni, tetapi juga memiliki standar pertandingan yang baik.
“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti pada sukses seremoni. Yang lebih penting adalah tertib secara olahraga, profesional dalam pelaksanaannya, dan meninggalkan dampak positif bagi pembinaan atlet domino di Nias,” katanya.
Dukung Agenda Pemecahan Rekor MURI
Dalam pelaksanaan turnamen, PB ORADO juga menetapkan sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi oleh daerah penyelenggara. Di antaranya, pendaftaran peserta melalui sistem resmi ORADO, batas akhir pendaftaran pada 17 September 2026, sinkronisasi waktu pembukaan dan pertandingan di 101 daerah, serta kewajiban dokumentasi, publikasi dan pelaporan kegiatan.
Seluruh ketentuan tersebut dinilai penting karena kegiatan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari agenda pemecahan rekor MURI yang menuntut keseragaman, ketepatan administrasi dan dokumentasi dari seluruh daerah penyelenggara.
Karena itu, Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli mulai mendorong konsolidasi internal dan koordinasi lintas pihak agar seluruh kebutuhan teknis dapat dipersiapkan sejak dini.
“Kita tidak ingin bekerja menjelang hari H. Semua harus dipersiapkan dari sekarang, sehingga ketika waktunya tiba, kita tinggal memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai rencana,” ujar Notatema.
Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli juga mengajak masyarakat, komunitas dan para penggemar olahraga domino di wilayah Nias untuk menyambut agenda tersebut secara positif.
Dengan dukungan Kodim 0213/Nias, PB ORADO, Pengprov ORADO, pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan, Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli optimistis Open Tournament Domino Piala Panglima TNI dapat terlaksana secara profesional dan menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi domino sebagai olahraga prestasi di Kepulauan Nias.
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, momentum tersebut diharapkan menjadi panggung untuk menegaskan bahwa domino bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang memiliki sistem kompetisi, organisasi, pembinaan, serta orientasi prestasi. Sejalan dengan semangat ORADO, “MEMINTARKAN INDONESIA”, olahraga domino diharapkan mampu menjadi wadah positif dalam mengasah konsentrasi, strategi, kecerdasan, sportivitas, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah.(Aro Ndraha/red).







