MOJOKERTO ~ Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto, H. Winajat, S.H., M.H., menyampaikan berbagai hal terkait organisasi, agenda, dan komitmen partai dalam kegiatan Reses Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Mojokerto, September 2026.
Dalam sambutannya, H. Winajat mengawali dengan refleksi semangat kebersamaan pengurus partai.
“Kadang kita dirundung rapat, padahal partai lain menghimpun anggaran dari iuran. Kita justru rapat-rapat hanya karena dikasih waktu transport. Tapi itulah gambaran — meskipun kadang selenian, interaksi sosialnya sangat bagus. Orangnya berkomitmen, pekerja keras. Itulah yang dialami Pak Ketua kita,” ujarnya.
H. Winajat mengumumkan agenda olahraga partai yang akan digelar pada 17 September 2026 di Lapangan Ngoro (lapangan baru milik Mas Abib). Kegiatan mini soccer ini akan diikuti tiga wilayah: Kabupaten Jombang, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto, berlangsung selama dua hari.
Selanjutnya, pada Oktober 2026, partai akan memperingati HUT Golkar ke-60.
Kepengurusan hasil Musda telah terbentuk dengan prinsip tidak jauh dari pesantren. Wakil Ketua dari DPW Provinsi, Pak Makro — dosen hukum pascasarjana Universitas Airlangga — menjadi salah satu pengurus yang membimbing kader muda, termasuk Putra yang sedang menempuh pendidikan teknik. Hal ini menunjukkan organisasi Golkar Mojokerto semakin memperkuat jaringan dan koneksi yang luas.
Struktur baru ini menggabungkan unsur kader muda sebanyak hampir 60 persen. Tokoh-tokoh yang juga aktif di lingkungan pesantren dan organisasi keagamaan diletakkan di posisi strategis:
– Mas Yunus — aktif di Ansor dan Banser, menjabat Kepala Satgas Banser
– Mas Muglison — dari LBH Ansor Provinsi, ditempatkan di bidang hukum
H. Winajat mengenang sejarah bergabungnya beliau di Golkar sejak 2010, saat masih menjabat Kepala Desa, atas ajakan almarhum Bupati Suwandi. Saat itu beliau dipercaya menjabat Bendahara. Kini, partai telah bertransformasi dan didominasi anak-anak muda.
“Prinsip Golkar itu adalah karya, berkarya. Kita tidak pernah mengganjal progres atau program pemerintah. Golkar bukan sekadar menang, tapi harus berkontribusi nyata,” tegasnya.
Golkar Mojokerto juga turut berperan aktif dalam Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang. Selama empat hari, tim Golkar menyiapkan posko, menyediakan tempat istirahat, makanan, minuman, kopi, mi instan, hingga tim kesehatan untuk para muktamarin.
“Alhamdulillah, visi-visinya nyambung, sinergi terjalin baik, dan terpilih KH. Miftakhul Akhyar sebagai Rais Aam serta Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU. Semoga langkah ini membawa berkah dan kemajuan bersama,” pungkas H. Winajat. (har)








