Seputarindonesia.co.id. Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara serentak mengerahkan 44 truk dan satu mobil boks berisi bantuan kemanusiaan dari sejumlah Kepolisian Daerah (Polda) jajaran untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah masif ini dilakukan tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), sebagai bentuk respons cepat terhadap krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pergerakan logistik ini merupakan bagian dari rangkaian operasi kemanusiaan yang terus berjalan sejak bencana melanda. Berdasarkan data sementara Posko Terpadu Polda NTT, saat ini terdapat sekitar 8.861 hingga 8.911 jiwa pengungsi yang tersebar di 22 titik darurat.
“Di Hari Kemerdekaan ini, Polri serentak bergerak dari berbagai wilayah untuk membantu saudara-saudara kita di Flores. Yang kita kirim bukan hanya logistik, tetapi juga sarana pendukung seperti dapur lapangan dan water treatment agar kebutuhan masyarakat di pengungsian bisa segera ditangani,” kata Trunoyudo di Jakarta, Senin (17/08/2026).
Bantuan yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan dasar mendesak. Mulai dari air mineral, makanan siap saji, susu, beras, mie instan, pakaian, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, hingga peralatan penunjang hidup seperti genset, tenda, perangkat komunikasi, dan teknologi sanitasi air bersih.
Mobilisasi bantuan dilakukan melalui berbagai jalur logistik oleh polda-polda terdekat:
Polda Metro Jaya: Mengirimkan 12 truk bantuan yang diterbangkan langsung melalui dukungan transportasi udara dari Halim Perdanakusuma Jakarta.
Polda Jawa Tengah: Mengerahkan 10 truk dan satu mobil boks membawa ribuan dus kebutuhan balita, selimut, serta 6,8 ton beras.
Polda Jawa Timur: Mengirimkan 9 truk logistik, dua kendaraan dapur lapangan, dua unit water treatment, serta 41 personel gabungan Brimob, Ditpolairud, dan tim trauma healing melalui jalur laut via Kapal Ferry Dharma Kencana V dari Pelabuhan Tanjung Perak.
Polda Nusa Tenggara Barat (NTB): Menggerakkan 8 truk logistik memanfaatkan kedekatan geografis untuk mempercepat distribusi.
Polda Bali: Mengirimkan 5 truk bantuan berisi ribuan paket air mineral, popok, dan kasur lipat.
Seluruh bantuan ini nantinya akan dipusatkan dan dikoordinasikan di bawah kendali Polda NTT sebelum didorong langsung ke Polres-Polres di wilayah terdampak. Strategi ini diterapkan guna memastikan distribusi logistik tepat sasaran dan langsung menyentuh para pengungsi tanpa tertahan di gudang penyimpanan.
Operasi ini melengkapi penempatan personel operasional Polri terdahulu yang telah bersiaga di lapangan, seperti tim SAR, K9, Disaster Victim Identification (DVI), Dokkes, serta fasilitas teknologi komunikasi satelit Starlink.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana,” ujar Trunoyudo.(Aro Ndraha/red).







