News  

Dalam Rangka Penurunan Stunting. Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasi Bangga Kencana Di Jakarta Barat

Teks foto : Sesi Foto Bersama

Kemendukbangga atau Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama mitra kerja dari Komisi lX DPR RI, gencar sosialisasi program Bangga Kencana di Jakarta Barat

Kali ini, sosialisasi program bangga kencana digelar bertempat Kelurahan Kota Bambu Selatan Kecamatan Palmerah Jakarta Barat, Jum’at sore 23 Oktober 2026.

Selain diikuti ratusan peserta, kegiatan itu juga mendatangkan beberapa narasumber, yaitu, 1. Staf Tenaga Ahli, Efalina Gultom mewakili Charles Honoris Wakil Ketua DPR RI. 2. Kepala Biro SDM Kemendugbangga/BKKBN, Mayang Mariana, S.Psi., M.Si. 3. Tenaga Ahli Gubernur DKI Jakarta, Tirta Lunggana. 4. Sudin PPAPP Jakarta Barat, Anita Rachmawati.
5. Lurah KBS, Fatihen Tajul Anwar
6. Kepala UPRS KS Tubun. 7. Ketua RW, Ridwan. 8. LMK, FKDM, Ketua RT, Kader Dawis/Posyandu, Tokoh Masyarakat setempat.

Kegiatan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB.
Selanjutnya, sosialiasi diisi oleh para pemateri atau narasumber tentang Sosialisasi program Bangga Kencana.

Penjelasan materi awal disampaikan oleh
Staf Tenaga Ahli, Efalina Gultom mewakili Charles Honoris. Bahwa, sosialisasi program Bangga Kencana ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam menekan angka stunting melalui pemenuhan gizi seimbang dan optimalisasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi program Bangga Kencana. Sebab, salah satu tujuan program tersebut agar setiap keluarga memiliki perencanaan yang matang, akses yang adil terhadap layanan kesehatan, serta ketahanan keluarga yang kuat.

“Seperti yang sering disampaikan Pak Charles dalam sosialisasi program Bangga Kencana, bahwa perlu adanya kerjasama yang kuat dan menumbuhkan kesadaran tinggi masyarakat untuk bersama sama mencegah stunting. Termasuk penerapan pola hidup bersih dan sehat serta membentuk ketahanan keluarga yang kuat dan harmonis,” jelasnya.

Selama ini, bapak Charles Honoris secara aktif menggelar dan mendukung sosialisasi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) bersama mitra kerja seperti Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN di wilayah Jakarta Barat, termasuk wilayah Kecamatan Palmerah dan sekitarnya.

Sementara itu, Mayang Mariana menerangkan tentang perlunya menerapkan Pembangunan Keluarga Berkualitas, dengan memberikan pendampingan kepada masyarakat di setiap siklus kehidupan, mulai dari pemantauan ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga kelompok lansia.

Selain itu, percepatan penurunan stunting, dengan memperkuat melalui berbagai gerakan prioritas nasional, seperti GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), untuk mengoptimalkan periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Selain itu, pentingnya menciptakan Ketahanan Ekonomi dan Sosial, seperti diimplementasikan lewat wadah Kampung KB untuk mendorong keterlibatan kader, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa secara langsung,” terangnya.

Mayang Mariana aktif turut mengawal dan menyosialisasikan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Program strategis ini berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penyiapan generasi masa depan melalui beberapa poin utama.

Sedangkan, Anita Rahmawati menerangkan penguatan pelayanan dan sosialisasi program Bangga Kencana. Menurutnya,
Program Bangga Kencana berfokus pada tiga pilar utama, Pembangunan Keluarga: Memperkuat fungsi keluarga untuk mencetak generasi yang berkualitas. Kependudukan untuk mengarahkan kebijakan dan kesadaran berwawasan kependudukan. Serta, Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, dengan mengatur jarak kelahiran, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan risiko seperti stunting dan pernikahan dini.

Kegiatan disertai dengan pembagian doorpize dan diakhiri menyanyikan lagu Bagimu Negeri. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *