Tokoh Masyarakat Karun Wiranto “Alung” Salurkan Puluhan Kaki Palsu di Nias: Bukan Sekadar Bantuan, Langkah Nyata Kembalikan Harapan Warga.

Seputarindonesia.co.id. Gunungsitoli-Tokoh masyarakat Karun Wiranto, yang akrab disapa Alung, menyalurkan puluhan bantuan kaki palsu bagi warga penyandang disabilitas di wilayah Kepulauan Nias, Sumatera Utara, pada Kamis, 20 Agustus 2026. Penyerahan dilakukan bekerja sama dengan Kodim 0213/Nias demi membantu warga kembali beraktivitas dengan layak dan percaya diri.

Bantuan ini diserahkan langsung di wilayah kerja Kodim 0213/Nias kepada puluhan penerima yang sangat membutuhkan alat bantu gerak tersebut.

Diharapkan, pemberian ini dapat mengembalikan kemampuan mereka menjalani kehidupan sehari-hari sekaligus membangkitkan semangat dan kepercayaan diri dalam bergaul di tengah masyarakat.

Karena kesibukan, penyaluran di lapangan dipercayakan kepada Pak Mahmud selaku pelaksana kegiatan, yang mendampingi jajaran Kodim 0213/Nias memastikan setiap bantuan sampai tepat sasaran.

Pak Mahmud menyampaikan bahwa kepedulian Pak Alung terhadap masyarakat bukanlah hal baru. Berbagai aksi sosial telah dilakukan sebelumnya, namun jarang terekspos ke publik karena beliau lebih mengutamakan keikhlasan daripada sorotan.

“Pak Alung benar-benar peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Banyak kegiatan sosial yang sudah beliau lakukan, namun jarang terekspos karena beliau lebih mengutamakan keikhlasan. Yang terpenting bagi beliau adalah masyarakat terbantu dan bisa merasakan kebahagiaan,” ujarnya Pak Mahmud kepada awak media di Gunungsitoli.

Para penerima manfaat tak kuasa menahan rasa haru. Mereka menyampaikan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan, serta berdoa agar kebaikan dan kepedulian Pak Karun Wiranto senantiasa menjadi berkat bagi lebih banyak orang di Kepulauan Nias maupun daerah lainnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tulus — meski tanpa banyak sorotan — mampu membawa perubahan berarti bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus mempererat kebersamaan antara tokoh masyarakat, institusi TNI, dan warga. (Aro Ndraha/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *