Seputarindonesia.co.id. Jakarta-
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar laboratorium rahasia (clandestine laboratory) jaringan internasional yang memproduksi cartridge rokok elektrik (vape) mengandung etomidate di sebuah apartemen mewah kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang warga negara (WN) China dan menyita bahan baku yang berpotensi menghasilkan 14.000 cartridge siap edar.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ahmad David, mengungkapkan bahwa pembongkaran ini merupakan hasil pengembangan dari penindakan awal di sebuah apartemen di wilayah Tangerang pada Minggu (9/8/2026). Petugas kemudian bergerak ke Apartemen Gold Coast, Penjaringan, yang disamarkan pelaku sebagai tempat tinggal biasa namun memiliki ruang khusus untuk memproduksi etomidate.
“Polda Metro Jaya mengungkap tindak pidana narkoba jaringan internasional yang melibatkan warga negara China. Apartemen tersebut digunakan sebagai tempat produksi narkotika golongan II jenis etomidate,” ujar Kombes Ahmad David di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan pemeriksaan sementara, aktivitas ilegal ini telah berjalan selama kurang lebih satu bulan. Pelaku diketahui menggunakan sistem drop point (meletakkan barang di titik tertentu) untuk memasarkan produknya demi memutus jejak dari radar aparat, sementara komunikasi dan transaksi dengan pembeli dikendalikan penuh melalui media sosial. Selama beroperasi, pelaku diduga telah melakukan tiga kali transaksi dengan total penjualan mencapai 15.000 cartridge di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Di lokasi kejadian, penyidik mengamankan barang bukti berupa 350 cartridge etomidate siap edar serta 2,8 kilogram bahan baku cair yang diduga kuat diimpor dari Vietnam. Jika seluruh bahan baku tersebut berhasil diolah, pelaku dapat memproduksi sedikitnya 14.000 cartridge vape beracun tambahan. Saat ini, tersangka beserta seluruh alat produksi telah diamankan di Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk mendalami jalur distribusi dan memburu pelaku lain yang terlibat.
Kombes Ahmad David mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, khususnya di area hunian vertikal. Pihak kepolisian menegaskan pentingnya benteng keluarga dan laporan cepat dari warga guna melindungi generasi muda dari bahaya narkotika jenis baru yang dikemas secara modern ini.(Aro Ndraha/red).







