Teks foto ” Secara simbolis, bupati menyerahkan.BKK Desa
MOJOKERTO ~ Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Setdakab atau sekretariat daerah Kab Mojokerto menggelar sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa pada ABPD 2026 di Pendopo Pemkab Mojokerto (5/8/2026).
Acara Sosialisasi Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKK) kepada Desa untuk Infrastruktur pada APBD TA 2026, kegiatan ini merupakan forum strategis untuk memastikan pemanfaatan dana desa berjalan efektif, transparan, dan bebas dari tindak pidana korupsi.
Adapun poin utama sosialisasi BKK Desa 2026, bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan guna menstimulus pertumbuhan ekonomi. Penerima BKK harus mematuhi asas transparan, akuntabel, partisipatif, serta tertib dan disiplin anggaran.Targetnya, Peningkatan konektivitas antar wilayah desa dan penurunan angka kemiskinan.
Sosialisasi yang diikuti para penerima BKK itu, juga menghadirkan narasumber dari inspektorat, kejaksaan, kepolisian serta BPJS Ketenagakerjaan.
Terpenting, Pembangunan intrastruktur fisik desa ditujukan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat desa bukan untuk keuntungan dan penambah penghasilan pemerintah desa.
Pembangunan infrastruktur desa harus dilakukan secara berintegritas, efektif dan efisien. Dan selalu taat Kepada aturan yang sudah ditetapkan.
“Terima kasih atas kedatangan para penerima BKK Desa dan bapak ibu narsumber. Kami berharap, mohon materi-materi ini diperhatikan. Untuk memastikan bahwa kegiatan BKK Desq pada tahun 2026, semakin meningkat kualitasnya dan semakin terhindar dari kekurangcermatan. Sehingga nanti tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Mojokerto, Yurdiansyah.
Sementara itu, Muhammad Al Barra Bupati Mojokerto menyampaikan, BKK Desa ini sebagai bukti komitmen Pemkab Mojokerto dalam pemerataan pembangunan disegala bidang dan meningkat pertumbuhan ekonomi.” Saya mengajak kepada seluruh pemerintah desa untuk transparan, akuntabel dalam pembangunan. kami tidak pernah minta imbalan maupun mengarahkan dalam proses BKK Desa ini,” ungkap bupati mojokerto. (rs)








