News  

Pelepasan Kontingen Pramuka Kabupaten Mojokerto: 32 Peserta Dilepas Bupati Gus Barra Menuju Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

Keterangan Foto: Dokumentasi Pelepasan Kontingen Pramuka Kabupaten Mojokerto, Foto bersama seluruh kontingen Pramuka Kabupaten Mojokerto sebelum dilepas ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

MOJOKERTO ~ Bupati Kabupaten Mojokerto sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka, H. Dr. Muhammad Al-Barra, Lc., M.Hum., secara resmi melepas kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto untuk mengikuti Jambore Nasional ke-12 Tahun 2026, pada Selasa (11/8/2026). Sebanyak 32 peserta hasil seleksi ketat dari berbagai gugus depan sekolah dan madrasah siap berlaga di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.

Jambore Nasional ke-12 ini direncanakan akan dibuka langsung oleh Presiden RI Jenderal Prabowo Subianto selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka pada 14 Agustus 2026, sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini.

Dalam sambutan pelepasan, Bupati Gus Barra menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan seluruh peserta yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan sejak April 2026.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto menuju Jambore Nasional ke-12 Tahun 2026 secara resmi saya lepas. Berangkatlah dengan penuh semangat, pegang teguh Tri Satya dan Dasa Darma, jaga nama baik keluarga, sekolah, gerakan pramuka, dan Kabupaten Mojokerto,” tegas Gus Barra di hadapan para peserta, pembina, kepala sekolah, serta orang tua wali yang hadir.

Gus Barra mengingatkan, Jambore Nasional bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan wadah strategis bagi Pramuka Penggalang se-Indonesia dan ASEAN untuk mempererat persaudaraan melalui aktivitas inovatif, edukatif, kreatif, dan produktif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta keterampilan baru bagi seluruh peserta.

“Kalian akan bertemu dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. Gunakan kesempatan ini untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, menambah wawasan, dan membangun persahabatan. Pengalaman yang diperoleh akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Gus Barra.

Kepada para pembina pendamping, Bupati berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. Kepada orang tua wali, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang telah diberikan.

Sementara itu, terkait pengembangan pendidikan kepramukaan di daerah, Gus Barra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mendorong setiap sekolah untuk lebih giat menggalakkan kegiatan Pramuka.

“Pramuka melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, dan kerja sama. Kami berharap seluruh pelajar di Kabupaten Mojokerto aktif terlibat dalam kegiatan Pramuka, karena melalui gerakan ini tumbuh generasi muda berkarakter kuat, mandiri, dan siap memimpin masa depan,” ujarnya.

Kontingen Kabupaten Mojokerto terdiri dari 32 peserta putra-putri, didampingi 2 pimpinan kontingen — Kak Sugiono, S.Pd. dan Kak Nani Anissa, S.Pd. — 2 pembina pendamping, serta tim pendukung. Adapun salah satu peserta putri, Belinda Dela Safira dari SMP Negeri 2 Mojoanyar, berhalangan berangkat karena sedang dalam masa pemulihan akibat kecelakaan, sehingga doa kesembuhan pun dipanjatkan bersama seluruh hadirin.

Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, para Kepala Sekolah/Madrasah selaku Kamabigus Pangkalan, pembina pendamping, orang tua wali, serta seluruh peserta jambore.

Jambore Nasional ke-12 Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum pembuktian kualitas generasi muda Mojokerto di tingkat nasional, sekaligus memperkuat peran Pramuka sebagai garda terdepan pembentukan karakter bangsa.

(ri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *