Evaluasi Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tjiwi Kimia bersama Kedokteran Universitas Indonesia

Teks foto : Seminar bertajuk “Bersama Kita Cegah TB di Tempat Kerja’
digelar Tjiwi Kimia

MOJOKERTO ~ Seminar bertajuk “Bersama Kita Cegah TB di Tempat Kerja’ digelar Tjiwi Kimia sebagai hasil dari evaluasi terhadap Program Penanggulangan TB yang diterapkan Tjiwi Kimia sejak 2023 yang dilakukan oleh dr
Astri Paramarthaputri. Dr Astri merupakan dokter perusahaan sekaligus mahasiswa Magister Kedokteran Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang melakukan evaluasi effektifitas Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tjiwi Kimia sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja Hasil penelitian dipaparkan dalam seminar terbuka hasil kolaborasi PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk dengan
Universitas Indonesia (UI), Senin (13/7/2026).

Seminar tersebut merupakan bagian dari penelitian tesis dokter perusahaan. Hadir dalam seminar tersebut para jajaran dosen penguji Magister Kedokteran Kerja Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia, Bpk Beny Haryawan S.T., S.H, M.M., selaku penguji dari Tjiwi Kimia serta jajaran management, SPSI dan perwakilan pekerja dengan total peserta Tjiwi yang hadir 53 orang. “Sebagai hasil survei, sebanyak 90,4 persen responden menilai implementasi progran berjalan efektif.

Sementara 87,5 persen pekerjamengetahui adanya program penanggulangan TB di perusahaan dan 88,6 persen memahami pentingnya deteksi dini penyakit tersebut,” ujarnya. la menjelaskan, evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kebijakan perusahaan, edukasi pekerja skrining kesehatan, investigasi kontak, hingga pengukuran dampak program terhadap produktivitas perusahaan. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh pekerja yang terdiagnosis TB berhasil mendapatkan pengobatan sesuai standar. Selain itu, seluruh responden menilai perusahaan memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan pekerja, sedangkan 90,2 persen memberikan penilaian positif terhadap kebersihan lingkungan kerja setelah program diterapkan.

Keberhasilan tersebut juga mendapat perngakuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis tahun2024 dan tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi atas implementasi program yang dinilai efektif.
Dr Astri juga menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berhasil menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, tetapi juga menurunkan risiko penularan penyakit di lingkungan kerja, menurunkan angka ketidakhadiran pekerja akibat sakit sehingga produktivitas meningkat yang mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.
Program penanggulangan tuberkulosis (TB) di lingkungan kerja PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk terbukti berjalan efektif. Selain mampu melindungi kesehatan pekerjajuga berdampak positif terhadap produktivitas perusahaan.

Pengendalian TB di tempat kerja bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga menjadi strategi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus melindungi kesehatan pekerja. Bersama kita cegah TB, Bersama Kita Bisa !!(rh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *