Sinergi LIN dan IMO Bengkulu : Gandeng UMKM Lokal Perkuat Ketahanan Pangan dan Pasokan Dapur Umum MBG

BENGKULU, Senin 19 OKTOBER 2026 Upaya memperkuat program Ketahanan Pangan nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto terus bergulir di daerah. Di Provinsi Bengkulu, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Investigasi Negara (DPD LIN) dan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis untuk menggerakkan potensi ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

​Kesepakatan kolaborasi tersebut disahkan dalam pertemuan antara Ketua DPD LIN Provinsi Bengkulu, Tulus Hartanu, dan Ketua DPW IMO Provinsi Bengkulu, Tamsir, yang berlangsung di Kantor Kadin Provinsi Bengkulu pada Senin (19/10/2026).
​Fokus Pasokan Bahan Baku Terstandar SNI untuk Dapur Umum MBG
​Sebagai pilar utama kerja sama, kedua belah pihak berfokus pada penguatan rantai pasok pangan daerah. Fokus utamanya adalah menjamin ketersediaan bahan baku pokok berkualitas tinggi bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta berstatus mutu premium yang bersumber dari pasokan SPPG Pusat.
​Bahan baku berkualitas ini disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan pasokan Dapur Umum program Makan Bergizi Gratis (MBG)—salah satu program prioritas pemerintah pusat saat ini.

​Ketua DPD LIN Provinsi Bengkulu, Tulus Hartanu, menegaskan bahwa peran aktif lembaga investigasi bersama pelaku ekonomi dalam rantai pasok ini menjadi kunci menjaga integritas dan kelancaran distribusi di lapangan.

​”Kami ingin memastikan bahwa bahan baku yang disalurkan ke Dapur Umum MBG benar-benar memenuhi standar mutu premium dan ber-SNI. Selain menjaga kualitas gizi bagi masyarakat penerima manfaat, langkah ini juga menjadi momentum untuk menggerakkan roda perekonomian UMKM di daerah,” ungkap Tulus Hartanu.

​Pengawasan Ketat dan Transparansi Melalui Publikasi Media
​Dari sisi pengawasan dan penyebaran informasi, DPW IMO Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh mengawal transparansi jalannya program. Ketua DPW IMO Bengkulu, Tamsir, menyatakan bahwa keterlibatan media sangat krusial agar program strategis ini berdampak nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

​”Peran media melalui IMO Bengkulu adalah mengawal agar transparansi dan kemitraan ekonomi ini berjalan dengan baik. Kami mendukung penuh keterlibatan UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan terstandar ini, sehingga program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto dapat terlaksana secara optimal di Provinsi Bengkulu,” tegas Tamsir.

​Melalui integrasi antara pengawasan kualitas bahan baku, pemberdayaan UMKM, dan keterbukaan informasi publik oleh media, kolaborasi LIN dan IMO di Bengkulu ini diharapkan menjadi contoh permodelan kemitraan daerah yang solid demi suksesnya agenda strategis nasional.

Hery Asmadi & Tim…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *