JOMBANG ~ Jelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, persiapan keamanan dan kelancaran acara telah dipatangkan sepenuhnya. Rapat Koordinasi Pengamanan Wilayah (Rakorpamwil) digelar sore hari di Kantor Pemerintah Kabupaten Jombang guna mematangkan skema pengamanan kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto beserta Wakil Presiden RI yang dijadwalkan hadir langsung dalam pembukaan ajang akbar tersebut.
MUKTAMAR NU KE-35: AGENDA BESAR DI TANAH KELAHIRAN PENDIRI NU
Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akan dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, pukul 15.00–16.50 WIB, bertempat di Lapangan Untung Suropati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Lokasi ini bukan sekadar tempat biasa, melainkan tanah kelahiran KH. Hasyim Asy’ari — pendiri sekaligus pelindung bangsa, di mana semangat kebangsaan dan keagamaan tumbuh menyatu.
Agenda utama pembukaan meliputi Khutbah Iftitah oleh Rais Aam PBNU, Kiai Miftachul Akhyar, serta amanat sekaligus pembukaan resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Para peserta dan undangan diimbau telah hadir di lokasi sejak pukul 12.00 WIB guna mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat.
RUNDOWN RESMI KUNJUNGAN PRESIDEN & WAKIL PRESIDEN
Berdasarkan keterangan resmi dari Perwakilan Protokol Kepresidenan, pesawat Kepresidenan dijadwalkan lepas landas pukul 12.30 dan mendarat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pukul 13.50. Rombongan kemudian beralih ke helikopter dan mendarat di Stadion Merdeka, Kota Jombang, pukul 14.30. Sesampainya di lokasi acara pukul 14.45, Presiden menuju ruang transit sebelum pembukaan dimulai pukul 15.00. Setelah acara selesai pukul 16.50, rombongan kembali ke Stadion Merdeka untuk terbang menuju Bandara Juanda.
SKEMA PENGAMANAN DIPATANGKAN, DUA HELIPAD TERPISAH
Perwakilan Staf Militer Presiden (Setmilpres) menegaskan pembagian titik pendaratan helikopter guna memaksimalkan efektivitas dan keamanan. Helipad untuk Presiden RI berlokasi di Stadion Merdeka, Kota Jombang, sedangkan untuk Wakil Presiden RI berada di Lapangan Sepakbola Tampingmojo, Jombang. Pengaturan ini menjadi bagian dari skema pengamanan berlapis yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, serta pemerintah daerah secara terpadu. Semua jalur, titik masuk, hingga area sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum telah disiapkan demi kelancaran kunjungan dua pimpinan tertinggi negara sekaligus dalam satu rangkaian acara.
MOMEN BERSATUKAN AGAMA DAN NEGARA
Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden pada pembukaan Muktamar NU ke-35 ini memiliki makna mendalam. Sebagai organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia yang berakar kuat di pesantren dan masyarakat, NU menjadi mitra strategis negara dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta kemajuan bangsa. Di tanah para leluhur, Presiden hadir bukan sekadar sebagai kepala negara, melainkan saudara yang menghargai warisan luhur para pendiri bangsa.
Muktamar kali ini tak hanya memilih pimpinan baru, melainkan merumuskan arah masa depan organisasi yang menyatukan jutaan umat di seluruh penjuru negeri. Dengan kehadiran negara, diharapkan sinergi antara pemerintah dan ormas Islam terbesar ini semakin kokoh — membangun Indonesia yang berketuhanan, berkeadilan, dan sejahtera bersama.
“Dari Jombang, untuk Indonesia. Semoga Muktamar ke-35 NU melahirkan langkah-langkah baru yang menyejahterakan umat, merukunkan bangsa, dan membanggakan negara.” (hr)








