Keterangan Foto : Logo Tani Merdeka Indonesia
MOJOKERTO — Tani Merdeka Indonesia (TMI) Mojokerto Raya yang diketuai oleh Gus Hari, tokoh yang dikenal dekat dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terus menunjukkan kiprah nyata dalam memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan para petani di wilayah Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya. Organisasi ini intensif turun langsung ke desa-desa, memberikan bantuan konkret yang sangat dibutuhkan pelaku sektor pertanian.
Bantuan yang telah disalurkan TMI Mojokerto Raya meliputi mesin panen dan perontok padi (mesin kombi), pompa air, perbaikan dan pembangunan saluran irigasi, pupuk pertanian, obat-obatan tanaman, hingga bibit jagung unggul. Semua ini disediakan guna meningkatkan produktivitas sekaligus meringankan beban biaya produksi petani di lapangan.
TMI adalah organisasi kemasyarakatan yang dibentuk untuk menghimpun, menampung, dan memperjuangkan aspirasi para petani, tokoh tani, serta pelaku sektor pertanian di seluruh Indonesia. Di tingkat nasional, organisasi ini dipimpin oleh Don Muzakir selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN). TMI hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal program ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan. Bermula dari gagasan mewujudkan kemandirian pangan, pembentukan organisasi ini mendapat dukungan dan persetujuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto serta para tokoh penggerak pertanian nasional.
Fungsi utama TMI adalah menjadi jembatan penghubung antara petani di tingkat akar rumput — hingga ke desa-desa terpencil — dengan pemerintah. Fokus kegiatannya meliputi pengawalan distribusi sarana produksi pertanian seperti pupuk, benih, dan alat mesin pertanian (alsintan), serta memperjuangkan perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan petani.
Selain mengawal sektor pertanian, Gus Hari juga menegaskan komitmen TMI dalam mengawal program strategis pemerintah lainnya, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beliau meminta seluruh mitra pelaksana dapur MBG untuk mengutamakan kualitas gizi anak-anak, bukan keuntungan pribadi semata.
“Program MBG yang digagas Presiden Prabowo bertujuan mulia: mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Kami meminta seluruh mitra pelaksana MBG di wilayah Mojokerto dan sekitarnya untuk bekerja sama langsung dengan petani dan peternak lokal — mengambil bahan pangan dari sumbernya agar tetap segar dan bergizi tinggi. Jangan hanya mengambil dari penyalur berantai yang merugikan kualitas gizi anak sekaligus menyingkirkan petani lokal dari rantai manfaat program,” tegas Gus Hari.
TMI Mojokerto Raya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengawal setiap program pemerintah yang menyentuh hajat hidup rakyat, serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang berhak — para petani, pelaku usaha pangan, dan generasi penerus bangsa.
(Tim Media)







