News  

Ratusan Situs Candi di Lereng Penanggungan Terancam, Pùluhan Galian C Diklaim Jadi Ancaman Serius

Keterangan gambar : Ilustrasi

MOJOKERTO ~ Kekayaan sejarah dan warisan leluhur di kawasan Gunung Penanggungan, Kabupaten Mojokerto, kini terancam punah. Ratusan situs candi dan peninggalan purbakala yang tersebar di lereng gunung tersebut dikhawatirkan rusak bahkan hancur, akibat beroperasinya puluhan lokasi Galian C yang berdekatan dengan kawasan cagar budaya.

Kawasan Gunung Penanggungan dikenal sebagai salah satu kawasan arkeologi terpenting di Jawa Timur, dengan ratusan situs candi, petirtaan, dan bangunan kuno yang diperkirakan berasal dari era Kerajaan Majapahit hingga sebelumnya. Namun aktivitas penambangan dan penggalian material tanah/batu yang masif kini berlangsung dikaki gunung, tidak jauh dari lokasi situs-situs bersejarah tersebut.

Para pemerhati budaya dan masyarakat sekitar menyampaikan kekhawatiran yang mendalam dengan adanya aktivitas penggalian dan pengangkutan material dinilai telah mengancam sejumlah bangunan candi. Selain itu, pengupasan tanah di lereng juga berisiko memicu longsor yang dapat menimbun situs-situs tersebut kapan saja.

“Ini warisan ribuan tahun. Jika rusak karena aktivitas galian, tidak ada yang bisa mengembalikannya. Kerugiannya bukan hanya untuk Mojokerto, tapi untuk seluruh bangsa Indonesia,” ujar salah satu pemerhati cagar budaya setempat.

Hingga saat ini, belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang terkait pembatasan atau penghentian operasional galian yang mengancam kawasan cagar budaya tersebut. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Balai Pelestarian Cagar Budaya, dan instansi terkait untuk segera turun tangan, melakukan peninjauan lapangan, dan mengambil langkah perlindungan sebelum kerusakan menjadi permanen.

Masyarakat berharap agar kepentingan ekonomi tidak mengorbankan warisan sejarah yang tak ternilai harganya. Diperlukan solusi yang berkeadilan, melindungi situs cagar budaya yang ada dilereng Penanggungan. (ri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *