Keterangan foto : Ketua PKK Kabupaten Mojokerto, Ning Hana (Shofiya Hanak Albarra)
MOJOKERTO, 14 Oktober 2026 ~ Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Mojokerto terus berinovasi dalam pengelolaan data keluarga di tingkat akar rumput. Melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader PKK dalam Pengelolaan E-Desawisma Berbasis Mobile, PKK berupaya mempercepat penghimpunan data keluarga secara digital agar lebih akurat dan tepat sasaran.
Ketua PKK Kabupaten Mojokerto, Ning Hana (Shofiya Hanak Albarra), dalam wawancaranya menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar langsung pada kader-kader Dasawisma yang merupakan ujung tombak pengumpulan data di masyarakat.
“Kita melakukan percepatan melalui pemanfaatan teknologi digital, yaitu berbasis mobile. Jadi E-Desawisma ini adalah sistem penghimpunan data secara digital. Tujuannya untuk mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat pengumpulan data, sehingga data yang diterima bisa lebih akurat dan program yang disusun pun lebih tepat sasaran,” ujar Ning Hanna yang juga istri Bupati Mojokerto Gus Barra.
Materi yang disampaikan dalam bimbingan teknis ini mencakup dua aspek utama. Secara teknis, pengoperasian sistem disampaikan langsung oleh Dinas Kominfo, sedangkan dari sisi kelembagaan disampaikan oleh tim gerak PKK terkait pentingnya data sebagai dasar perencanaan program.
“Data ini sangat penting sebagai fondasi dan dasar penyusunan perencanaan program kita,” jelasnya.
Ning Hana berharap, setelah kegiatan ini capaian penginputan data SIM PKK dapat meningkat lebih cepat dibanding tahun sebelumnya. Ia mencatat bahwa capaian penginputan di beberapa wilayah seperti Belandong telah mencapai 80 hingga 90 persen. Targetnya, hingga akhir tahun 2026 seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Mojokerto dapat menyelesaikan penginputan data lebih cepat dengan pantauan berkala yang terus dilakukan. (hr)







