Tahlil Akbar Muslimat NU Pungging Digelar Meriah, Ribuan Jamaah Padati Masjid Miftahur Rahmah

Keterangan foto : KH Afan Faizin MPd, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pungging, 

PUNGGING – Kegiatan Tahlil Akbar Muslimat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Pungging digelar dengan penuh khidmat pada Minggu, 19 April 2026. Acara rutinan ini bertempat di Masjid Miftahur Rahmah, Dusun Adisono, Desa Lebaksono, yang kali ini dipercaya menjadi tuan rumah.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 2.000 warga Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai penjuru Kecamatan Pungging. Suasana terasa sangat hikmat dan penuh keakraban seiring dengan dibacakannya doa-doa dan sholawat bersama.

Hadir dalam acara tersebut antara lain: 1. Rois Syuriah MWCNU Pungging, Kyai Khoiri Asadullah 2. Ketua MWCNU Pungging sekaligus Kepala Desa Lebaksono, KH. Afan Faizin, M.Pd. 3. Dewan Pakar PC Muslimat NU Mojokerto, Neng Hana Al Barra 4. Ketua PAC Muslimat NU Pungging, Hj. Farida Hanim 5. Seluruh Ketua Ranting Muslimat NU se-Kecamatan Pungging

Dalam kesempatan ini, acara juga diisi dengan pemberian mauidhoh hasanah (nasihat kebaikan) yang disampaikan oleh Gus Haji Farid Nuruddin dari Sidoarjo.

Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pungging, KH. Afan Faizin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus dan jamaah, khususnya ibu-ibu Muslimat yang selalu menjadi garda terdepan dalam mendukung setiap kegiatan organisasi.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dalam kegiatan Tahlil Akbar sekecamatan Pungging. Kami selaku pengurus MWCNU Kecamatan Pungging selalu memberikan kepercayaan agar seluruh pengurus senantiasa aktif berorganisasi dan melaksanakan kegiatan untuk kemajuan NU ke depan,” ujar H. Afan Faizin yang juga berprofesi sebagai dosen.

Ia berharap, melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, syiar NU semakin meluas dan eksis di tengah masyarakat. “Agar NU ini semakin baik, kegiatan-kegiatannya bisa senantiasa berkembang. Terutama kepada ibu-ibu Muslimat yang paling top dan aktif dalam mensupport berbagai acara, mulai dari Laylatul Ijtima’, Dibak Kubro, hingga Tahlil Akbar seperti ini. Semuanya adalah wujud kekuatan jaringan Nahdlatul Ulama,” tambahnya.

H. Afan Faizin juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam menjaga dan mengembangkan organisasi agar tetap kokoh dan bermanfaat bagi umat.(ri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *