Sukabumi – seputarindonesia.co.id-, Pekerjaan Sanitasi dan toilet di SD Negeri 2 Bantargadung wilayah hukum Desa / Kecamatan Bantargadung Sukabumi Jawa Barat yang diduga kuat ajang bancakan, setelah menerima informasi dari wali murid dimana penerapan material pasir di campur puing bangunan + kaso kaso bekas tulang plafon sehingga disimpulkan dari beberapa informasi yang diserap maka dugaan ini penting dipertanyakan kepada pihak CV SAFA KONTRAKTOR lebih lanjut Disdik Kabupaten Sukabumi yang mengamanatkan kepada pihak kontraktor, pasalnya harapan masyarakat pekerjaan diperhatikan nilai kualitasnya pada Rabu 23/10/2024.
Ia mengaku wali murid inisial R mengatakan,” diketahui di SDN 2 Bantargadung belum adanya toilet + sanitasi layak pakai + air bersih, mirisnya siswa siswi di SDN 2 Bantargadung ketika buang air kecil harus di belakang sekolah dan sambil berdiri sebelumnya, lalu dengan adanya rehabilitasi tersebut diatas nilai mutu kualitas begitu sangat diharapkan, apalagi sanitasi + toilet guna pakai sampai seterusnya, lalu dengan pihak kontraktor menggunakan material bekas puing bangunan maka jelas jelas rendah dalam nilai kualitas,” cetusnya.
Pengamat publik angkat bicara,” persoalan material pasir + kaso kaso puing bangunan bekas dipakai lagi jelas jelas menabrak juknis pada praktik konstruksi dan temuan ini perlu dicatat khususnya muspika setempat yang mengeluarkan keterangan domisili resmi pemeriksaan fisik / visum dan pejabat berwenang dari disdik yang bertindak untuk mendorong pencairan dana untuk pihak CV SAFA KONTRAKTOR dimana pekerjaannya seperti bola panas yang mengalir ke warung warung kopi, dan yang terjadi tambahan dugaan lainnya nama disdik pun disebut,” tutupnya.
(Muhtar Bt)







