Gus Makruf Resmi Jabat Ketua Pagar Nusa Mojokerto 2026–2031, Siap Gelar Berbagai Program Sosial

Foto: Peserta Konfercab Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto saat acara penetapan kepengurusan periode 2026–2031.

MOJOKERTO – Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Gus Makruf, resmi ditetapkan sebagai Ketua Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto periode 2026–2031 dalam acara Konferensi Cabang (Konfercab) organisasi tersebut. Penetapan ini diharapkan mampu membawa organisasi pencak silat Nahdlatul Ulama (NU) semakin dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Usai terpilih, Gus Makruf menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus mengembangkan program sosial yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembenahan internal menjadi langkah awal agar seluruh elemen Pagar Nusa dapat bersatu dalam satu frekuensi kerja.

“Internal akan kami benahi dengan tujuan mempersatukan seluruh elemen Pagar Nusa agar solid dan mudah dikondisikan saat ikut mengawal keamanan dan ketertiban di masyarakat,” ujar Gus Makruf.

Dalam kepemimpinannya, dia menegaskan visi besar Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto sebagai organisasi pencak silat NU yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkhidmat dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan. Berbagai program sosial unggulan telah disiapkan, antara lain:

– Pagar Nusa Peduli Kemanusiaan: Bantuan bagi korban bencana alam, penggalangan dana, serta distribusi sembako dan kebutuhan darurat.
– Bakti Sosial Rutin: Santunan anak yatim dan dhuafa, pembagian sembako gratis atau murah, serta bakti sosial berkala di desa-desa.
– Pagar Nusa Tanggap Lingkungan: Kerja bakti bersih masjid dan pesantren, penanaman pohon, serta edukasi kepedulian lingkungan.
– Layanan Keamanan Sosial: Pengamanan kegiatan keagamaan NU, pengawalan jenazah, dan sinergi dengan Banser serta aparat setempat.
– Pagar Nusa Sehat: Pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah rutin, dan pelatihan pertolongan pertama.
– Pendampingan Sosial dan Moral Remaja: Latihan pencak silat gratis bagi anak kurang mampu, pembinaan akhlak, serta edukasi bahaya narkoba dan kenakalan remaja.
– Pagar Nusa Berbagi di Bulan Keagamaan: Pembagian takjil, santunan hari besar Islam, hingga pelaksanaan qurban bersama.

Untuk mendukung keberhasilan program-program tersebut, akan dibentuk Bidang Sosial dan Kemanusiaan Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto yang akan bersinergi dengan PCNU, Banom NU, pemerintah daerah, TNI–Polri, puskesmas, serta relawan kemanusiaan. Pendanaan program bersumber dari iuran anggota, donatur, Corporate Social Responsibility (CSR), dan swadaya masyarakat.

“Pagar Nusa harus hadir sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga tradisi pencak silat, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan lingkungan, sesuai nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” tegas Gus Makruf.

Dengan kepemimpinan baru ini, Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto diharapkan semakin solid, responsif, dan menjadi garda terdepan dalam pengabdian sosial di tengah masyarakat. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *