ENONI Keriso Tangerang Raya Bersatu Untuk Berdampak, Satukan Pendeta Lintas Denominasi.

Seputarindonesia.co.id. Tangerang- Komunitas Pendeta dan Hamba Tuhan asal Kepulauan Nias yang berdomisili di Tangerang Raya yang tergabung dalam ENONI Keriso Tangerang Raya menggelar persekutuan rutin sebagai wujud komitmen untuk memperkuat persatuan dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, dimulai dari wilayah Tangerang Raya.

Kegiatan yang berlangsung di GBI Sangkakala, Karawaci, Tangerang, dihadiri lebih dari 40 pendeta dan hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja. Selain beribadah bersama, para peserta juga berdiskusi mengenai penyusunan visi dan misi jangka pendek maupun jangka panjang guna memperkuat pelayanan dan kolaborasi lintas gereja.
Acara diawali oleh MC Pdt. Rejeki Gea, M.Th, dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdp. Fatilia Waruwu, S.Th sebagai pemimpin pujian. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Dr. Philip S. Buulolo, M.Th yang menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman denominasi,Senin (06/07/2026).“Kesatuan gereja dan para hamba Tuhan merupakan salah satu alat penginjilan yang paling kuat. Karena itu, kita harus menghindari berbagai hal yang dapat merusak kesehatian, seperti kompetisi yang tidak sehat, rasa superioritas doktrin, serta rendahnya keterlibatan dalam membangun komunitas,”Ucap Pdt. Philip S. Buulolo dalam khotbahnya.

Suasana semakin hangat saat sesi perkenalan yang dipimpin Pdt. Septi Laia, S.Th. Para peserta saling memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan masukan dan harapan bagi pengembangan komunitas ENONI Keriso Tangerang Raya ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Pdt. Elikasih Ndruru, S.Th memaparkan arah visi dan misi organisasi, mulai dari program jangka pendek hingga rencana strategis jangka panjang. Sementara itu, dalam arahan penutup, Pdt. Haeli Hia, M.Th mengingatkan bahwa setiap pendeta dan hamba Tuhan tidak terlepas dari berbagai tantangan dan pergumulan pelayanan.

“Sebagai bejana tanah liat, kita mungkin mengalami banyak luka dalam pelayanan. Namun justru dalam kebersamaan, kita dapat saling menguatkan dan tetap setia melayani Tuhan,” ungkapnya.

Melalui persekutuan ini, ENONI Keriso Tangerang Raya berharap dapat menjadi wadah yang mempererat persaudaraan para pendeta dan hamba Tuhan asal Kepulauan Nias, memperkuat sinergi lintas denominasi, serta menghadirkan dampak nyata bagi gereja dan masyarakat di Tangerang Raya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus membangun pelayanan yang bersatu dan berdampak.(Aro Ndraha/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *