Sukabumi, Jawa Barat. seputarindonesia.co.id – Keberadaan Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Sukabumi kini tengah menjadi sorotan tajam dari kalangan aktivis dan lembaga kontrol sosial. Ketua DPC Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Sukabumi memberikan catatan kritis terkait sejauh mana forum tersebut telah menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi) yang semestinya bagi kemajuan pendidikan non-formal (PKBM).
Dalam pernyataannya, Ketua DPC LIN Muh. Dasep menekankan bahwa Forum PKBM dibentuk sebagai wadah perjuangan aspirasi dan peningkatan mutu lembaga, bukan justru menjadi instrumen yang memberatkan para pengelola PKBM di lapangan.
Ketua DPC LIN Kabupaten Sukabumi menyoroti adanya keluhan dari sejumlah pengelola lembaga terkait arah kebijakan forum yang diduga kurang berpihak pada pemberdayaan akar rumput.
“Forum PKBM seharusnya hadir sebagai payung pelindung dan fasilitator bagi lembaga-lembaga pendidikan kesetaraan. Jangan sampai keberadaan forum ini justru dirasakan sebagai beban administratif maupun finansial yang menghambat gerak lembaga. Forum harus menjadi pelayan bagi anggotanya, bukan justru mengambil keuntungan dari keterbatasan lembaga-lembaga yang sedang berjuang,” tegas Ketua DPC LIN.
LIN mendesak adanya transparansi penuh terkait setiap bentuk kontribusi atau iuran dari lembaga anggota. Pastikan setiap rupiah yang dikeluarkan kembali dalam bentuk program peningkatan kualitas dan manfaat nyata bagi warga belajar.
Forum diminta lebih proaktif mendampingi PKBM yang masih mengalami kendala teknis dan administratif (seperti akreditasi dan Dapodik), terutama bagi lembaga yang berada di wilayah pelosok Kabupaten Sukabumi.
Forum PKBM diharapkan mampu menjalankan peran strategis sebagai jembatan kemitraan dengan sektor swasta maupun dunia usaha. Hal ini untuk mendorong kemandirian ekonomi lembaga, sehingga PKBM di Kabupaten Sukabumi tidak lagi hanya bergantung pada dana BOP Pemerintah maupun swadaya internal yang terbatas, melainkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berdikari dan berkelanjutan.
Kritik ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian LIN terhadap integritas dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi. LIN berharap Dinas Pendidikan setempat turut melakukan fungsi supervisi terhadap kinerja Forum PKBM agar tetap berjalan di koridor aturan yang berlaku.
“Visi besar kita adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sukabumi. Hal itu mustahil tercapai jika wadah koordinasi seperti Forum PKBM tidak sehat secara organisasi. Kami mengajak pengurus forum untuk melakukan evaluasi total agar kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan sekadar formalitas yang membebani ” pungkas Ketua DPC LIN.





