Sukabumi, seputarindonesia.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi menghadapi dua kendala utama, yaitu perijinan pertambangan dan perang Iran-Amerika. Kendala ini menyebabkan keterlambatan waktu pengerjaan proyek jalan dan berdampak pada kenaikan harga bahan baku material alam.
Semoga warga masyarakat Kabupaten Sukabumi bersabar, dengan adanya kendala teknis pada pembagunan ruas jalan kabupaten.
“Perang Iran-Amerika telah mempengaruhi meroketnya nilai tukar dolar pada rupiah sehingga berpengaruh pada harga bahan baku material alam seperti pasir, batu boulder, aspal, hotmix, dan beton. Hal ini menyebabkan perubahan penghitungan ulang pada Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dan berdampak pada keterlambatan waktu pengerjaan proyek,” ujar Uus Firdaus.
Uus Firdaus menegaskan bahwa kendala ini tidak akan menghambat kinerja DPU Kabupaten Sukabumi. “Pembangunan infrastruktur jalan tetap akan berjalan sesuai skema yang sudah terjadwalkan, meskipun anggaran Pemkab terkena efisiensi. Kami akan terus bekerja keras untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan,” tambahnya.
DPU Kabupaten Sukabumi telah menayangkan pekerjaan PU di LPSE dan akan terus melakukan proses lelang secara bertahap. Uus Firdaus berharap bahwa tidak akan ada lagi kenaikan harga bahan baku material alam yang dapat mempengaruhi pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi.
“Kami akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan rencana,” kata Uus Firdaus.
Selain itu. Kami, mengajak warga masyarakat untuk meningkatkan kepedulian jika ada saluran mampet mari bersama-sama untuk diperbaiki supaya tidak ada sumbatan supaya tidak menjadi dampak banjir ke tengah jalan.
Juga mantau kendaraan yang oper kapasitas, mengunakan atau melintas jalan kabupaten agar sadar pentingnya infrastruktur jalan tetap awet dan tidak cepat rusak,” pungkasnya.







