Pebayuran Bekasi – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan terlihat dalam kegiatan apel malam gabungan yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Sabtu malam (9/5/2026) pukul 22.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Pebayuran, Iim Nurahim, SH., MH., selaku PADAL malam, bersama unsur kepolisian dan masyarakat dalam rangka mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), tawuran remaja, hingga gangguan kamtibmas lainnya.
Sebanyak 32 personel turut mengikuti apel gabungan tersebut, terdiri dari 11 personel Polri, 2 personel FKPPI, 4 anggota Linmas, serta 15 tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi simbol kuatnya sinergitas antara aparat keamanan dan warga dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Kapolsek Pebayuran Akp iing Suhaeri, SH.MH., melalui Kanit Reskrim iim Nurahim, SH.MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang ikut serta dalam apel malam ini.
Kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar iim Nurahim.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan program “Jaga Baya” yang selama ini berjalan di Kelurahan Kertasari sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Selain itu, pihak kepolisian menyoroti maraknya aksi tawuran remaja yang masih kerap terjadi. Orang tua diminta lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya pada malam hari.
“Untuk meminimalisir tawuran remaja, kami mengimbau agar anak-anak sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB,” tambahnya.
Dalam arahannya, Kanit Reskrim juga meminta masyarakat untuk mengantisipasi berbagai perilaku yang melanggar hukum, termasuk praktik sabung ayam yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Menjelang tahun politik, warga juga diingatkan agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika politik antar calon kepala desa.
Tak hanya itu, menjelang pertandingan sepak bola Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan berlangsung Minggu (10/5/2026), masyarakat diminta menjaga suasana tetap aman dan kondusif saat menggelar nonton bareng (nobar).
“Silakan masyarakat menikmati pertandingan, namun tetap jaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.
Kegiatan apel malam gabungan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk nyata kolaborasi aparat dan masyarakat dalam menciptakan wilayah Pebayuran yang aman dan kondusif.
(Ling)







