SEPUTAR INDONESIA | KotaMojokerto ~ Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto bergerak cepat menangani penumpukan sampah melalui pengerahan ratusan personel, armada dan pembersihan sigap di titik krusial. Aksi ini mencakup pembersihan, lokasi rawan sampah liar, dan optimalisasi TPA.
DLH juga menindaklanjuti keluhan warga terhadap tumpukan sampah liar, seperti dibeberapa titik. Langkah ini dilakukan guna menciptakan lingkungan bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Yasak Plt DLH mengaku pihaknya terus bersinergi dengan semua pihak untuk penanganan sampah diseluruh Kota Mojokerto.
“Kami akan berupaya maksimal dalam menangani masalah sampah. Kami juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam pananganan sampah. Sehingga, Kota Mojokerto menjadi kota yang bersih, nyaman dan kondusif,” jelasnya.
Sementara itu, Eny Rahmawati Ketua Komisi I menjelaskan, RDP ini karena ada beberapa aduan sejumlah warga Kedundung terkait melubernya kondisi TPA yang ada di Kota Mojokerto.
“Memang dengan kondisi TPA yang ada, dibutuhkan perluasan lahan, karena bagaimanapun setiap hari kita itu menghasilkan sampah setiap hari
Kira-kira satu hari mencapai 90 ton yang dari warga kota. Jad,i kita memahami bersama dan kita adalah penghasil sampah setiap hari.
Oleh karena itu, mari kita bersama sama untuk menangani masalah sampah. Apalagi, ini tidak hanya kota Mojokerto, mungkin kota-kota lain juga berbenah tentang sampah terkait dengan apa yang menjadi program, Seperti yang disampaikan Pak Prabowo kemarin, sehingga kita bersama-sama bagaimana kondisi persampahan ini secara nasional.
Namun di kota Mojokerto kita tidak bisa berdiri sendiri, DLH tidak bisa berdiri sendiri, Dewan juga tidak bisa berdiri sendiri, apalagi masyarakat. kita harus berkolaborasi untuk menuju kebaikan, bagaimana penanganannya, bagaimana kedepannya, bagaimana pendapatannya.
Tentunya hasil dari kami turun ke lapangan itu memang banyak hal yang harus diselesaikan. Jadi dampak positifnya apa, dampak negatifnya apa, terus pemerintah kota itu harus berbuat apa.
Oleh karena itu, hari ini kita sama-sama mempunyai satu tujuan dulu. Tujuannya adalah menjadikan kota Mojokerto dengan pengolahan sampah yang benar dan bermanfaat. (ris)
Teks foto : TIM DLH saat RDP bersama Komisi I







