News  

Komisi IV DPRD Minta Satgas MBG Kooperatif dan Siap Diawasi

Teks foto ; Saat Komisi IV menunggu kehadiran perwakilan Pemkab

Mojokerto ~ Ketua Komisi IV M.AGUS FAUZAN dari fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto, mengingatkan kepada seluruh mitra kerja harus saling menghargai pada saat ada undangan hearing dari Komisi IV dan komisi lainnya DPRD Kabupaten Mojokerto.

Pernyataan ini dilontarkan Agus Fauzan dengan ketidakhadiran perwakilan Pemkab pada hearing sesuai waktu yang ditetapkan.

Menurutnya, hearing digelar untuk meminta penjelasan secara langsung terkait pelaksanaan program MBG yang bersifat strategis dan menyentuh kepentingan masyarakat luas.
“Ini bukan agenda seremonial. Hearing dimaksudkan untuk klarifikasi dan evaluasi. Ketika Satgas tidak hadir, tentu ini menjadi catatan serius terkait komitmen transparansi,” jelasnya.

Ia menegaskan, DPRD menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana amanat undang-undang. Termasuk, Program yang menggunakan anggaran publik, wajib siap diawasi dan dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Rencana hearing antara Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto dengan Satgas MBG Kabupaten Mojokerto terpaksa tidak berjalan maksimal. Pasalnya, Satgas MBG tidak hadir dalam agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh DPRD.

Komisi IV M. AGUS FAUZAN DPRD kabupaten mojokerto memastikan akan menjadwalkan ulang hearing dengan meminta Satgas MBG hadir secara lengkap dan membawa data pelaksanaan program. DPRD juga menegaskan, ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas tidak bisa terus ditoleransi. Ia juga menekankan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan program MBG berjalan tepat sasaran, aman secara hukum, dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

“Sebenarnya, hearing dimulai jam 13.00 WIB. Kami dari komisi IV menunggu sampai jam 14.40 WIB, ternyata tidak ada perwakilan Pemkab yang datang. Akhirnya, rapat saya tutup. Kami akan segera menjadwal ulang. Ke depan kami berharap ada sikap kooperatif. Jika pola seperti ini terulang, DPRD tentu akan mengambil langkah pengawasan lanjutan sesuai kewenangan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko mengungkapkan, ketidak- hadiran Satgas MBG dalam hearing tersebut tidak di- sengaja. la menyebut agen- da DPRD berbarengan dengan rapat pengamanan
VVIP Wakil Presiden RI di

Korem. “Kami tidak hadir karena berbarengan dengan rapat Pam VVIPRI2 di Ko- rem. Saya sudah menyam- paikan permohonan maaf kepada ketua DPRD dan ketua KomnisiIV. Prinsipnya, kami selalu menghormati lembaga DPRD” jelasnya.

Teguhmenambahkan, pem- kab memiliki komitmen yang sama dengan DPRD dalam meningkatkan pengawasan terhadap SPPG yang berope- rasi, guna mencegah teru- langnyaperistiwa keracunan massal di Kabupaten Mojokerto. “Pengawasan perlu dilakukan secara sinergis. Kami siap mengikuti penjad- walan ulang lhexaring pung,”ungkapnya. (Rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *