News  

Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Di Tingkat Kecamatan Pebayuran

 

Bekasi – Seputarindonesia.co.id Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, dengan tegas mendukung program pencegahan stunting yang dipublikasikan oleh Dinas Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Program gerakan INTERVENSI SERENTAK Pencegahan STUNTING ini merupakan upaya bersama untuk mengatasi masalah stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita.Kamis (06/06/2024).

Dalam kegiatan tersebut yang bertempat di kampung Teko Tengah RT 03 RW 04, Dusun 2, Desa Kertajaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, di hadiri, Rina Hasym Spd, Ibu Camat Pebayuran, Rini Nuraeni, Ibu Lurah Desa Kertajaya, UPTD Puskesmas Pebayuran, Kader PKK, dan Bidan Desa Kertajaya.

 

Rina Hasym Spd, ibu Camat Pebayuran mengatakan dalam hal ini
Posyandu menjadi sarana utama dalam upaya pencegahan stunting ini Pada bulan Juni 2024, akan dilakukan pengukuran serentak di Posyandu dengan kegiatan penimbangan dan pengukuran panjang badan bagi balita serta pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) bagi calon pengantin dan ibu hamil. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mendeteksi risiko stunting serta memberikan penanganan dini bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

 

Rini Nuraeni Ibu Lurah Desa Kertajaya selaku ketua ibu PKK juga mengatakan dalam hal pentingnya
Posyandu serentak bulan Juni ini dilaksanakan di setiap Desa dilaksanakan secara terkoordinir oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Pebayuran ditiap posyandu, jadwal pelaksanaan Posyandu akan ditentukan bersama dan diinformasikan kepada masyarakat oleh para kader. Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Pebayuran untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Posyandu bulan ini guna mendukung upaya stunting di lingkungan kita,” ujar ibu Camat Pebayuran.

 

Dengan komitmen bersama, kita dapat mencegah stunting dan memberikan perlindungan terbaik bagi generasi masa depan. Mari sukseskan program pencegahan stunting melalui partisipasi aktif di Posyandu bulan Juni 2024. Ayo jaga kesehatan balita dan ibu hamil, demi masa depan yang lebih baik,”

 

(Ling)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *