BUDAYA  

Peringati HUT ke-108 Kota Mojokerto, Hadirkan Gus Iqdam dan Ribuan Jamaah

Keterangan foto : Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau akrab disapa Ning Ita

KOTA MOJOKERTO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto sekaligus menyambut Tahun Baru Hijriyah 1448 H, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Pengajian Akbar yang dihadiri ribuan warga. Acara yang berlangsung Minggu (7/6/2026) malam di Taman Bahari Majapahit ini menghadirkan Gus Muhammad Iqdam, sebagai penceramah utama.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau akrab disapa Ning Ita, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari alim ulama, tokoh agama, Forkopimda, hingga warga dari berbagai lapisan.

“Kami sangat bersyukur bulan Juni ini menjadi bulan yang penuh makna bagi Kota Mojokerto. Selain memperingati HUT kota, kita juga memperingati Bulan Bung Karno, mengingat sejarah panjang masa kecil sang proklamator yang selama 8,5 tahun tinggal, bersekolah, dan beraktivitas di sini, yang kini terabadikan dalam Galeri Soekarno Kecil. Tak hanya itu, kita juga menyambut Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram, menjadikan rangkaian perayaan ini penuh keberkahan,” ujar Ning Ita.

Wali Kota menambahkan, rangkaian kegiatan HUT ke-108 Kota Mojokerto mengusung tema “Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia Menuju Pembangunan Inklusif yang Berkelanjutan”. Fokus utama pembangunan ditujukan pada peningkatan kualitas SDM, mengingat aset manusia adalah kunci kemajuan daerah.

“Kita meyakini, sekaya apapun sumber daya alam, tidak akan memberikan manfaat maksimal jika tidak dikelola oleh SDM yang unggul. Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan kualitas warga melalui berbagai program,” jelasnya.

Beberapa capaian dan program unggulan yang telah dijalankan antara lain pemberian 400 beasiswa bagi mahasiswa putra daerah yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Di bidang kesehatan, lebih dari 95 persen warga telah terdaftar dalam jaminan kesehatan nasional, serta angka stunting di Kota Mojokerto tercatat di bawah 1 persen — jauh di bawah target nasional sebesar 12 persen.

“Kita ingin memastikan generasi penerus tumbuh sehat dan cerdas, agar Kota Mojokerto dapat terus mempertahankan predikat sebagai salah satu kota paling inovatif di Indonesia yang telah diraih berkat dukungan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Pengajian akbar yang dimulai pukul 19.00 WIB ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mojokerto, Andi Setyawan, Ketua DPRD Kota Mojokerto, jajaran Forkopimda, alim ulama, tokoh organisasi masyarakat, serta ribuan jamaah yang datang dari berbagai wilayah. Acara berlangsung khidmat dan disiarkan secara langsung melalui kanal resmi Humas Kota Mojokerto.

Dalam kesempatan itu, Ning Ita juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Mojokerto, yang akan berlangsung hingga awal Juli mendatang. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *