BENGKULU SELATAN – Komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika terus diperkuat jajaran Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Upaya tersebut dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk keseriusan kepolisian dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari bahaya narkoba.
Kasat Resnarkoba Polres Bengkulu Selatan, Iptu Erik Fahreza, SH, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Bengkulu Selatan.Pengawasan, penyelidikan, hingga penindakan terus ditingkatkan guna menekan peredaran barang haram tersebut.
Menurutnya, narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan bangsa apabila tidak ditangani dengan cepat dan tegas.
“Perang terhadap narkoba bukan hanya sekadar slogan. Kami bekerja nyata di lapangan dan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku,” ujar Iptu Erik Fahreza.
Dalam mendukung percepatan pengungkapan kasus, Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan juga mengandalkan Tim BADAI yang dikenal sigap dan responsif dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Tim tersebut disiapkan untuk bergerak cepat, profesional, dan tepat sasaran dalam setiap operasi pemberantasan narkotika.
Tim BADAI sendiri menjadi salah satu kekuatan utama dalam menekan angka peredaran narkoba di Bengkulu Selatan. Dengan pola kerja yang mengutamakan ketelitian dan kecepatan, tim mampu melakukan pemetaan wilayah rawan serta pengembangan kasus secara intensif.
“BADAI merupakan singkatan dari Bidik, Awasi, Datang, Amankan, dan Intai,” jelasnya.
Selain fokus pada penindakan hukum, Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan juga aktif melaksanakan langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat. Penyuluhan rutin dilakukan di sekolah, lingkungan warga, hingga berbagai komunitas guna meningkatkan kesadaran terhadap dampak buruk penyalahgunaan narkotika.
Kepolisian juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun transaksi narkotika.
“Dukungan masyarakat sangat penting bagi kami. Setiap informasi yang diberikan akan segera ditindaklanjuti demi menjaga Bengkulu Selatan tetap aman dari ancaman narkoba,” tambahnya.
Sejak resmi menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bengkulu Selatan pada 16 April 2026, Iptu Erik Fahreza, SH bersama jajarannya berhasil mengungkap sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti dalam jumlah cukup besar.
Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sekitar 144 paket narkotika jenis sabu serta dua orang pelaku yang kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Dengan komitmen kuat dan dukungan masyarakat, Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan memastikan akan terus berada di garis depan dalam perang melawan narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan terbebas dari peredaran barang haram di wilayah Bengkulu Selatan.
Tulus Hartanu & Tim…







