PUNGGING ~ Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Hj. Shofiya Hanna, LC menghadiri acara gelar mewarnai dan smart parenting meneladani Akhlaq Rosululloh, dalam membentuk Akhlaq Anak usia dini di Zaman Melenial, dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, di RA (TK) Thoriqul Ulum Desa Ngrame Kecamatan Pungging, 10/10/2023.
Kehadiran istri Wakil Bupati Mojokerto Dr. Muhammad Albarra LC. M.Hum, yang akrab disapa Gus Barra, disambut meriah oleh Mak-mak dan puluhan murid RA Thoriqul Ulum Desa ngrame.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua MWC NU Kecamatan Pungging KH Afan Faizin MPd, Ketua Yayasan, Ketua Komite, Bapak Juwarsan Mewakili pemerintah Desa Ngrame.
Bapak Juwarsan mewakili Kades Ngrame dalam sambutannya mengatakan, saya mohon maaf Ibu Kades hari ini tidak bisa menghadiri acara pada pagi ini, karena ada kegiatan dilain tempat. Selanjutnya saya nerpesan pada ibu-ibu wali murid supaya tetap kompak untuk mendukung keberhasilan belajar mengajar di RA Thoriqul Huda Desa Ngrame ini.
Terima kasih juga saya sampaikan pada ketua Yayasan semgo kedepannya sekolah ini tetap eksis untuk di bidang pendidikan dan kedepannya lebih maju lagi,” ungkap Juwarsan.
H Affan Faizin MPd Ketua MWC NU Pungging yang juga Dosen Unitomo mengatakan, untuk memberi contoh yang baik pada anak, keluarga kita harus hormonis, karena anak-anak ini akan mencontoh tingkah polahnya orang tua, pokoknya orang tua harus harmonis dulu.
Pada setiap kesempatan saya bertemu Ibu-ibu Muslimat, Fatayat saya selalu berpesan, jaga anak-anak ini. Ayo kita lindungi anak cucu kita, jangan sampai nanti anak-anak kita terjerumus dalam pergaulan bebas. Petkenalkan anak kita dalam kegiatan yang positif, selalu awasi anak-anak kita setiap hari, jangan sampai terjetumus dalam penyalahgunaan Narkoba dan obat-obatan terlarang. Sekali anak kita mencicipi yang namanya Narkoba masa depan anak akan seram,” terang Abah Afan.
Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Hj. Shofiya Hanna, LC mengatakan,
dalam mendidik anak terutama usia masih usia dini ini tentu tidak lepas dari peran orang tua jadi kita tidak bisa lepas tangan begitu saja. Harus ada kerjasama diantara beberapa pihak, 1. Guru-gurunya. 2. Orang tuanya, hal ini tidak bisa kita remehkan,” terang Ning Hanak.
Pada saat setelah melakukan sholat berdoa minta pertolongan kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi anak yang sholeh sholikhah. Kita harus care sama anak-anak kita, tidak boleh dengan marah-marah, kita nasehati dengan cara yang halus, menasehatinya pun juga tidak asal-asalan, harus dengan kasih sayang diajak pelan-pelan,” jelasnya.







