MOJOKERTO RAYA ~ Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA) Mojokerto Raya hari ini adakan Study Banding ke DPD LIRA Banyuwangi, dan Bali, tanggal 25 sampai 27 Nofember 2022, giat ini diikuti oleh seluruh pengurus DPD LIRA Mojokerto Raya bersama jajaran pengurus DPK se Mojokerto Raya, rombongan berangkat dari Halaman Kantor LIRA Mojokerto, Gondang Kabupaten Mojokerto, jumat pagi 25/11/2022.

Study banding bertujuan untuk meningkatkan kinerja Organisasi serta menambah wawasan dan pengetahuan
Dengan melihat banyaknya perbedaan kebudayaan dan adat istiadat setempat tempat di mana kita melaukan studi banding, kita akan menyadari bahwa keberagaman di dunia adalah sebuah keniscayaan. Hal ini sejalan dengan firman Allah bahwa kita manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku tujuannya hanya untuk saling mengenal.

Dengan studi banding, kita berupaya mengenal sesama kita. Hal ini selaras dengan pepatah melayu, tak kenal maka tak sayang. Dengan mengenal, kita akan saling menyayangi dalam hal kemanusiaan dan ini berdampak pada kolaborasi pendidikan untuk mewujudkan generasi yang lebih baik dari sebelumnya.

Ikut dalam rombongan Stady banding,
Ibu Rindahwati S.Kep, NS, MM anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi Partai Nasdem, yang juga Dewan Penasihat LIRA Mojokerto raya.

Bupati LIRA Mojokerto M Arif SH saat pemberangkatan mengatakan, Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kinerja suatu organisasi. Acara inti dari kegiatan Studi banding Ini adalah untuk membangun relasi serta bertukar pikiran demi meningkatkan kinerja organisasi.

Dengan harapan Lembaga LIRA Mojokerto Raya kedepannya bisa lebih baik dalam ikut serta mengawasi jalannya pemerintahan dan Control social, serta sebagai lembaga penengah yang menengahi pemerintah dan warga .negara dalam berbagai hal. Bisa jadi LSM sebagai “telinga” untuk mendengar aspirasi masyarakat dan keinginan rakyat, bisa juga sebagai “corong atau speaker” dalam menyampaikan aspirasi dan keinginan masyarakat agar didengar oleh pemerintah,” terang Bupati LIRA Mojokerto Raya.
(har)

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *