Pemalang- Jawa Tengah ~ Ditengah – tengah sholat jum,at yang sedang berlangsung, tiba – tiba warga di kawasan RT.05 / RW.10, Desa Sikentung, Kecamatan Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, menjadi gempar dan panik.disebabkan karena sebuah rumah , milik Haji Nurchalim, terbakar.

Penyebab kebakaran menurut Komandan Damkar Pemalang Diar Hendrayanto, disebabkan dari tungku dapur yang belum dimatikan, mersmbat disekitar dapur, lalu api pun dengan cepat membesar, melalap bangunan rumah Nur chalim.

Masih menurut Diar ketika rumah terbakar, Pemiliknya Nurchalim ( 55 tahun ), masih berada di Masjid dekat rumahnya menunaikan ibadah Sholat Jum,at

Laporan dari pos Damkar Comal dan Pos Mako Pemalang, kepada Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Pemalang, menjelaskan, bahwasanya laporan kebakaran dari warga, diterima hari Jum at (19/8),sekitar pukul 12.50 WIB, kemudiam tim Pemadam kebakaran berangkat ke Lokasi 12.53 dan sampai ke Tempat kebakaran pukul 13.01 WIB, tidak sampai satu jam api dapat dijinakan, dengan Bantuan dua regu Damkar, dari pos Comal dan Pos Mako Pemalang.

Dalam inseden kebakaran siang tadi, Jumat ( 19/8 ) tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirkan sekitar 40 juta.

BACA JUGA :

Abah Suwandy Berikan Bantuan Program Olahraga di Desa Lengkong Mojoanyar.

Menurut catatan kantor unit Pemadam kebakaran Pemalang, dalam Bulan Agustus ini, ada beberapa kali terjadi inseden kebakaran, sebab terjadinya diantaranya Tungku Dapur yang belum dimatikan, dan hubungan arus pendek listrik atau Konsleting, Diar Hendrayanto selaku Komandan regu Pemadam kebakaran menghimbau, agar masyarakat selalu waspada terhadap terjadinya kebakaran, terlebih pada saat musim kemarau seperti ini, selalu teliti terhadap tungku / kompor sehabis memasak, dan perbaiki sambungan kabel pada listrik jika terjadi kerusakan, serta jangan terlalu lama jika mengeĀ  cash atau mengisi baterai pada Handphone anda,” katanya. ( Rgl – 74 )

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page