Banjir Rendam Kedungwaringin Bekasi Ribuan Warga Terdampak Akibat Luapan Sungai Citarum

Pebayuran Bekasiseputar indonesia.co.id –  Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Sabtu (31/1/2026) sore.

Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet akibat curah hujan tinggi menyebabkan genangan air di sejumlah desa dengan ketinggian bervariasi hingga 120 sentimeter.

Berdasarkan laporan  Babinsa Koramil 13/Kedungwaringin Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, tinggi muka air Sungai Citarum tercatat mencapai ±13,25 meter atau berstatus awas, melampaui batas aman 9,99 meter.

Wilayah terparah berada di Desa Bojongsari, tepatnya di Kampung Bojong Dusun 1, 2, dan 3. Di lokasi ini, ketinggian air mencapai 20 hingga 120 sentimeter dan berdampak pada 1.126 kepala keluarga atau 1.579 jiwa.

Sebanyak 650 warga terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi aman, di antaranya Kantor Kecamatan Kedungwaringin, Aula PGRI, Stasiun Kedunggedeh, serta tempat ibadah.

Selain itu, banjir juga merendam Desa Waringinjaya, termasuk Perumahan Taman Permata Indah, Griya Restu Cikatang, Bumi Waringin Indah 2, serta Perum Grand Kedung Waringin.

Di Perumahan Taman Permata Indah saja, tercatat sekitar 1.100 kepala keluarga terdampak dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Sementara di Bumi Waringin Indah 2, sebanyak 600 warga mengungsi ke Yayasan Azzahiriah.

Sementara itu saat di mintai Keterangannya Danramil 13 Kedungwaringin, Kapten Arh Suharto, membenarkan adanya kejadian banjir tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel Babinsa untuk melakukan pengamanan, pemantauan, serta evakuasi warga terdampak.

“Kami bersama Babinsa terus melakukan monitoring, pengamanan, dan evakuasi warga. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kapten Suharto.

Untuk mendukung penanganan banjir, Kodim 0509/Kabupaten Bekasi mengerahkan dua unit perahu fiber, 10 pelampung, serta delapan dayung.

Selain itu, personel juga telah menyalurkan sekitar 200 bungkus makanan siap saji kepada warga terdampak.

Hingga berita ini diturunkan tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil. Namun, warga diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan dan luapan sungai masih dapat terjadi.

(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

(Ling)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *