Pebayuran Bekasi – seputar indonesia.co.id – Wujud kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak bencana, UPTD Puskesmas Pebayuran turun langsung memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (28/1/2026).
Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan oleh Tim Gerak Cepat (TGC) UPTD Puskesmas Pebayuran yang dipimpin langsung oleh Dr. Jalal selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Puskesmas Pebayuran, bersama tenaga medis dan kesehatan lainnya, di antaranya Dewi Sri Anggraeni, SKM, dr. Jalalludin, dr. Raden Altaf, Jalaludin Almahali, S.Kep., Ners, M. Yazid Bustomi, S.Kep., Ners, Asep Dedi Mulyadi, S.KM, Asep Ganjar Sutisna, serta bidan desa setempat.
Dalam keterangannya, Dr. Jalal menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan telah dilakukan di beberapa titik wilayah terdampak banjir dengan membuka posko kesehatan guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga.
“Pelayanan kesehatan kami lakukan di sejumlah desa yang terdampak banjir, dengan membuka posko kesehatan dan memberikan pemeriksaan serta pengobatan langsung kepada masyarakat,” ujar Dr. Jalal.
Adapun lokasi posko dan jumlah warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan meliputi:
Desa Bantarjaya
Kampung Kedunglotong RT 01/RW 07: 3 orang
Kampung Kedunglotong RT 03/RW 08: 50 orang
Kampung Kedunglotong RT 02/RW 06: 38 orang
Desa Karanghaur
Kampung Teluk Haur RT 02/RW 03: 25 orang
Desa Bantarsari
Kampung Kuda-Kuda RT 05/RW 04: 12 orang
Kampung Pulo Malang RT 11/RW 07: 45 orang, mulai dari balita hingga lansia.
Lebih lanjut, Dr. Jalal menegaskan bahwa UPTD Puskesmas Pebayuran akan terus hadir dan siaga memberikan pelayanan kesehatan selama masyarakat masih membutuhkan, khususnya di masa pascabencana.
“Kami sebagai tim kesehatan akan terus melayani masyarakat dan memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau,” tambahnya.
Sementara itu, masyarakat Kecamatan Pebayuran menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran serta pelayanan kesehatan yang diberikan oleh UPTD Puskesmas Pebayuran. Kehadiran tenaga medis di lokasi banjir dinilai sangat membantu warga dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi sulit akibat bencana banjir.
(Ling)








