Kades dan Warga Desa Wonodadi Membantah Tudingan Pembangunan Jembatan Sementara Tanpa Proses

Keterangan Foto : Suwondo Tokoh Masyarakat Sumberkembar Desa Wonodadi

Mojokerto | Desa Wonodadi – Kepala Desa (Kades) Wonodadi membantah tudingan yang muncul seiring dengan beredarnya video yang menyatakan pembangunan jembatan sementara Sumber Kembar dilakukan secara sembarangan dan tanpa proses. Selain itu, warga juga menyatakan penolakan terhadap konten video yang dinilai tendensius.

“Semua sudah dimusyawarakan bersama warga dan juga orang yang rumahnya terdampak,” ujar Kades. Ia menjelaskan bahwa bentang jembatan dirancang cukup panjang agar tidak tergerus banjir, meskipun sebagian rumah warga terlihat tertutup akses dari sisi tertentu. Warga bahkan sangat berterima kasih atas keberadaan jembatan sementara tersebut.

Menurut Kades, jembatan sementara ini hanya akan digunakan selama 5 bulan. “Insya Allah pada bulan kelima, jembatan permanen akan mulai dibangun dan telah resmi dianggarkan pada tahun 2026,” jelasnya.

Video yang beredar sebelumnya menunjukkan keluhan tentang akses rumah yang tertutup, klaim pembangunan tanpa proses, serta kekhawatiran akan kualitas jembatan. Namun Kades menegaskan bahwa seluruh langkah telah melalui musyawarah dengan pihak terkait.

Warga Dusun Sumber Kembar Suwondo saat ditemui menyampaikan dukungan penuh. “Kami atas nama warga Dusun Sumber Kembar dan Dusun Wonokerto yang terdampak tidak mempersoalkan adanya jembatan tersebut,” ungkapnya. Menurut Suwondo, jembatan sementara sangat membantu mobilitas warga yang tidak perlu lagi mengambil jalan memutar jauh.

“Kami menolak video yang saat ini beredar, saya anggap video tersebut sangat tendensius sekali, karena dalam tayangan tersebut tanpa adanya konfirmasi dari para pihak baik Kades dan masyarakat setempat,” pungkas Suwondo. (har).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *