Kepala Desa Karang Harja Menyusuri Wilayah Terendam Pastikan Kondisi Warga Akibat Luapan Sungai

Pebayuran Bekasiseputar indonesia.co.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi selama beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air sungai merendam permukiman warga. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah yakni Kampung Kobak Ceper, Desa Karang Harja, Kecamatan Pebayuran. Puluhan rumah warga terendam banjir akibat meluapnya air sungai, Sabtu (25/1/2026).

Di tengah kondisi tersebut, Kepala Desa Karang Harja, Sukarma, menunjukkan aksi nyata kepeduliannya dengan turun langsung ke lokasi banjir. Tak gentar dengan genangan air, ia menyusuri gang-gang sempit dan wilayah yang terendam untuk memastikan kondisi warganya tetap aman sekaligus memantau dampak banjir secara langsung.

Dengan mengenakan pakaian sederhana, Sukarma bahkan menggunakan rakitan perahu darurat dari gedebong pisang untuk menjangkau rumah-rumah warga yang terisolasi. Di sela-sela monitoring, ia tampak berdialog langsung dengan warga terdampak, menanyakan kondisi kesehatan, kebutuhan mendesak, serta memastikan tidak ada warga yang terabaikan akibat genangan air yang semakin meninggi.

“Sebagai kepala desa, sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir di tengah warga, apalagi saat musibah seperti ini. Kami ingin memastikan seluruh warga dalam keadaan aman dan tidak kekurangan bantuan,” ujar Sukarma.
Lebih lanjut, Sukarma

mengungkapkan rasa prihatin atas bencana banjir yang kembali melanda Kampung Kobak Ceper. Menurutnya, luapan air sungai yang dipicu oleh hujan deras berkepanjangan menyebabkan hampir seluruh rumah warga terendam, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh total.

Pemerintah Desa Karang Harja terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan darurat, mulai dari pendataan warga terdampak hingga pemenuhan kebutuhan logistik. Warga pun berharap adanya solusi jangka panjang agar bencana serupa tidak terus berulang setiap musim hujan tiba.

Kehadiran kepala desa di tengah banjir menjadi penguat moril bagi warga, sekaligus bukti nyata bahwa pemimpin desa hadir, peduli, dan berdiri bersama masyarakatnya saat diuji oleh bencana.

(Ling)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *