Muara Gembong Bekasi – seputar indonesia.co.id – Banjir kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Bekasi. Kali ini, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kampung Bendungan RT 03 RW 05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Selasa dini hari (20/1/2026).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Muara Gembong,Air Sungai Citarum yang meluap langsung menggenangi permukiman warga, menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh sementara.
Danramil 03/Cabangbungin, Kapten Inf M. Sururi, mengatakan bahwa begitu menerima laporan, pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi untuk membantu warga terdampak serta melakukan pemantauan kondisi tanggul.
Hal senada disampaikan Kapolsek Muara Gembong AKP Sulyono, Ia menegaskan bahwa unsur TNI-Polri bersama pemerintah desa terus bersinergi dalam penanganan banjir dan pengamanan warga.
Sementara itu, Kanit Intel Polsek Muara Gembong Aipda Buchori mencatat sedikitnya 25 kepala keluarga telah mengungsi sejak dini hari.
Mayoritas warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, termasuk ke Masjid Bendungan Pantai Bakti dan rumah warga yang lebih tinggi.
Kepala Desa Pantai Bakti, Wahyudi, menyampaikan bahwa pihak desa terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk penanganan darurat, khususnya mengantisipasi kemungkinan tanggul kembali jebol di titik lain.
Di lokasi banjir, Babinsa Pantai Bakti Sertu J. Silalahi menjelaskan bahwa ketinggian air mencapai sekitar 25 sentimeter di dalam rumah warga dan 35 sentimeter di jalan desa. Total warga terdampak diperkirakan mencapai 125 kepala keluarga, dengan sekitar 50 kepala keluarga mengungsi sementara.
Selain aparat TNI-Polri dan pemerintah desa, sejumlah tokoh masyarakat turut hadir di lokasi, di antaranya Ketua BPD Pantai Bakti Bapak Nursan, Ketua RT 03 Bapak Minin, serta anggota BPD dan warga Kampung Bendungan.
Akibat jebolnya tanggul, dilaporkan terjadi kerusakan satu unit rumah warga, tepatnya pada bagian dinding dapur yang roboh milik Bapak Buang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Petugas mencatat masih terdapat empat titik tanggul rawan jebol, dengan satu titik telah mengalami kerusakan. Kebutuhan mendesak saat ini adalah karung penahan air untuk upaya penanggulangan sementara.
Meski demikian, air banjir dilaporkan relatif cepat surut karena mengalir ke area persawahan dan tambak milik warga.
Hingga siang hari ini aparatur dan tim gabungan di wilayah Muara Gembong, tetap siaga mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
(Ling)








