Pebayuran BEKASI – seputar Indonesia.co.id – Banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Kali Kiwing kembali melanda wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Salah satu wilayah terdampak adalah Kampung Bojong Poncol RT 02/RW 04, Desa Sumbersari, pada Senin (19/1/2026) pagi.
Berdasarkan pemantauan Koramil 11/Pebayuran hingga pukul 09.00 WIB, ketinggian air di lokasi mencapai 50 hingga 60 sentimeter. Sebanyak 136 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 470 jiwa terdampak akibat genangan yang merendam permukiman warga.
Babinsa Koramil 11/Pebayuran bersama aparat gabungan bergerak cepat membantu proses evakuasi warga ke tempat pengungsian yang telah disiapkan, yakni Aula Desa Sumbersari serta rumah saudara warga yang dinilai aman dari genangan.
Sekretaris Desa (Sekdes) Sumbersari, Namin, mengungkapkan bahwa proses evakuasi warga baru dapat dilakukan setelah kondisi memungkinkan.
Menurutnya, sejak malam hari aparat desa telah bersiaga bersama TNI-Polri serta Satpol PP Kecamatan untuk memantau situasi sambil menunggu air surut.
“Sejak semalam kami aparatur desa dibantu TNI-Polri dan Satpol PP Kecamatan terus siaga. Evakuasi dilakukan secara bertahap sambil menunggu kondisi air yang memungkinkan,” ujar Namin.
Sementara itu, Babinsa Desa Sumbersari, Serma Martias, menjelaskan bahwa keterbatasan sarana menjadi kendala di lapangan.
Minimnya perahu, penerangan, serta kondisi cuaca yang masih diguyur hujan gerimis membuat tim gabungan harus ekstra berhati-hati.
“Perahu dan penerangan masih terbatas, ditambah cuaca gerimis, sehingga kami menunggu air agak surut demi keselamatan warga dan petugas,” kata Serma Martias.
Proses evakuasi dilakukan bersama Destana Desa Sumbersari dan unsur tim gabungan lainnya.
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat banjir tersebut.
Di tempat terpisah saat di konfirmasi oleh awak media Danramil 11/Pebayuran, Kapten Arm Dikin, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan siap membantu warga selama situasi banjir belum sepenuhnya surut.
“Babinsa Kami terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan siap membantu warga terdampak. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas Kapten Dikin.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
(Ling)








