Rumuskan Arah Pembangunan Lurah Kertasari Pimpin Musrenbang 2026 Untuk Anggaran 2027

Pebayuran Bekasiseputar indonesia.co.id – Lurah Kelurahan Kertasari memimpin rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk Anggaran Tahun 2027 yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1/2026).

 

Dalam rapat Musrenbang Tahun 2026 untuk anggran Tahun 2027, turut hadir, Putre Adi Wibowo, S.STP. Lurah Kelurahan Kertasari, Joko Santoso, sekcam Pebayuran, Engki Nugroho Amd., Kasi Trantib Kelurahan Kertasari, Dr, Jalal, Kepala UPTD Puskesmas Pebayuran, staf dan RT/RW Kelurahan Kertasari, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, dan Karang Taruna Kelurahan Kertasari.

Musrenbang ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah dan prioritas pembangunan kelurahan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah kelurahan, perwakilan kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur lembaga kemasyarakatan.

Putre Adi Wibowo, S.STP., Lurah Kelurahan Kertasari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema Musrenbang Tahun 2026 untuk Anggaran Tahun 2027 mengusung pembangunan infrastruktur berkeadilan guna mendukung konektivitas dan ekonomi berkelanjutan.

Menurutnya, pembangunan yang direncanakan harus mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara merata. “Melalui Musrenbang ini, kami berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar mencerminkan aspirasi warga dan dapat direalisasikan sesuai skala prioritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Putre Adi Wibowo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk berperan aktif mengawal hasil Musrenbang agar pembangunan di Kelurahan Kertasari berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Musrenbang ditutup dengan sesi diskusi dan penyerapan aspirasi dari para peserta, yang selanjutnya akan dirangkum dan diusulkan ke tingkat kecamatan sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah.

(Ling)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *