Penanganan Simulasi Sabhara Polres Metro Bekasi Kota Mengenai Aksi Unjuk Rasa

Penanganan Simulasi Sabhara Polres Metro Bekasi Kota Mengenai Aksi Unjuk Rasa

Seputarindonesia.co.id // Kota Bekasi – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Unit Sabhara Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan kegiatan simulasi penanganan aksi unjuk rasa (Unras) di halaman Mako Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pangeran Jayakarta No. 28, Kota Bekasi. Kamis (18/9).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan internal untuk mengasah keterampilan teknis dan taktis personel Sabhara, serta untuk memastikan bahwa setiap anggota mampu bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur dalam menangani situasi massa yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Simulasi dimulai pada pukul 08.00 WIB, diawali dengan apel kesiapsiagaan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, didampingi oleh Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Sabhara, serta para pejabat utama dan instruktur pelatihan. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya profesionalisme dan humanisme dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam menghadapi massa yang sedang menyuarakan aspirasi.

Skenario latihan menggambarkan situasi unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai, namun kemudian berubah menjadi tindakan anarkis dan provokatif. Massa mulai mendorong barikade, melempari petugas dengan benda-benda keras, serta mencoba menerobos masuk ke dalam area Mako.

Menanggapi situasi tersebut, Unit Dalmas Awal Sabhara segera membentuk formasi pertahanan, melakukan tindakan preventif dan negosiasi untuk meredam emosi massa. Namun karena situasi semakin tidak terkendali, pasukan Dalmas Lanjut diterjunkan dengan taktik formasi berlapis, disertai penggunaan peralatan pengendalian massa seperti tameng, tongkat, helm, body protector, serta mobil water cannon untuk membubarkan kerumunan secara terukur.

Dalam simulasi ini juga diperagakan tindakan penyisiran terhadap provokator, evakuasi korban luka, serta pengamanan terhadap objek vital dan fasilitas kepolisian yang menjadi sasaran massa. Semua tindakan dilakukan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) pengendalian massa, mengedepankan prinsip legalitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas.

Seluruh rangkaian simulasi berjalan lancar dan terkendali, menunjukkan bahwa personel Unit Sabhara Polres Metro Bekasi Kota memiliki kemampuan dan kesiapan yang mumpuni dalam menangani berbagai bentuk ancaman keamanan yang bersumber dari dinamika sosial masyarakat.

(Gunawan Darmawan/Humas Polres Metro Bekasi Kota)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *