News  

Anggaran Perbaikan Gorong Gorong Di Jalan Bojonggaling – Bantargebang Diduga Ajang Bancakan

Sukabumi – seputarindonesia.co.id-, Sementara masyarakat memberikan apresiasi dengan adanya perbaikan gorong gorong di jalan rute Bojonggaling –  Bantargebang dengan pagu Rp 147.317.067,23 TA 2024 naungan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, besar harapan program kerja pemerintah bisa dirasakan manfaatnya dan memuaskan hasilnya pada umumnya masyarakat kabupaten Sukabumi.

 

Hal terjadi persoalan dugaan kenakalan kontraktor sering terjadi yang dampaknya kepada kerugian negara, kuncinya tidak mengedepankan kualitas, dan pengurangan material di sefesifikasi sehingga menjelang satu tahun kedepan banyak proyek proyek milik pemda sudah rusak lagi, hal tersebut mengakar dan membudaya besar harapan untuk pembangunan yang tepatnya di perkampungan pangkalan Desa Bojonggaling terkait pembangunan plat beton ( gorong gorong ) hasil memuaskan. Pada Jum’at 04/10/2024.

 

Di Tempat terpisah ungkap warga ia mengaku selalu memperhatikan kegiatan tersebut dari awal mulai sampai sekarang mengatakan,” gorong gorong yang ada sepertinya gorong gorong untuk resapan air, yang sering digunakan warga pada sumur gali permukiman masyarakat, sedangkan gorong gorong khusus untuk jalan yaitu sejenis buis beton (Pakai besi wiremesh ), persoalannya jalan tersebut keluar masuk kendaraan besar,” bebernya.

 

Berikut warga satu lagi mengutarakan,” perlu diperiksa kondisi material pasir yang ada karena dugaan kuat pasir yang ada bukan pasir cor, tapi bisa dipastikan pasir sungai disini disebutnya pasir perahu cimandiri,” cetusnya.

 

Pengamat publik setelah menganalisa kegiatan di lokasi mengungkapkan,” dilokasi mestinya ada alat berat untuk pengerukan tanah dampak dari terjadinya pengikisan bertahun tahun, sementara hasil dari pernyataan warga kultur tanah di lokasi sering terjadi pergeseran, bukan hanya itu di lokasi tersebut ajang dijadikan pembuangan sampah oleh warga, bisa kemungkinan jika di keruk akan terlihat sampah yang bercampur tanah,” paparnya.

 

Selanjutnya,” pembuatan galian pondasi tembok penahan tebing tanah melihat yang ada dengan praktek manual, dipastikan nilai hasilnya kurang bermutu, sedangkan melihat jumlah anggaran pada papan informasi cukup luar biasa, ini perlu dinas PU kabupaten sukabumi meralat ulang kebutuhan anggaran dengan besar biaya anggarannya disebut asal tembak titik tanpa dilakukan terlebih dahulu cek lokasi pada saat pengajuan, kenakalan inipun sering terjadi di internal kedinasan,” tutupnya.

 

 

( Muhtar Bt )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *