Daerah  

Sosialisasi Pemilu 2024 Kesbangpol Sinergis Dengan KPU, BAWASLU Sasar Pemilih Pemula SMA/SMK Sederajat.

Sukabumi – Seputarindonesia. co. id

Untuk memberikan dukungan upaya kesuksesan dalam persiapan maupun pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sukabumi sinergis dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) kapolres Sukabumi, Kodim 0622 / Sukabumi sekaligus pemateri. di Bukit Sunset Hills, Desa Sangrawayang Kecamatan Simpenan gelar acara, Sukabumi – Jabar. Selasa (21/03/2023).

Maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa di kalangan pelajar, selain itu sosialisasi ini untuk lebih memasyarakatkan nilai-nilai wawasan kebangsaan di kalangan pelajar sekaligus mensosialisasikan pelaksanaan pemilih serentak agar meningkatkan rasa kebangsaannya.

Subkon politik dalam negeri Reni W mengatakan,
” Edukasi politik setingkat SMA/SMK sederajat, salah satu kategori segmen yang akan ikut partisipasi pemilih di 2024, intinya adalah pelatihan bagaima.na tatacara di pemilu / Pemilih, juga harus mampu menghindari pelanggaran pelanggarannya.

Karena pemilih pemula adalah calon pemimpin masa depan dan pertama kalinya, memberikan suara dalam pemilu/pemilihan, sehingga harus di kenalkan dimasanya, bahwa pentingnya pemahaman yang baik tentang demokrasi.

Persoalan Pemahaman masyarakat hingga saat ini masih banyak yang beranggapan, bahwa sistem politik itu bukan urusan mereka melainkan urusan pemerintah, bahkan terjadi pula saat dilakukan sosialisasi di satu wilayah, jumlah yang diundang oleh kami cukup banyak, namun kehadiran hanya 15 orang, yang di maksud persoalan tersebut diantaranya.

Kemudian Pengalaman pemilu / Pemilih di tahun 2019 di Kabupaten Sukabumi, pencapaian rendah diangka 65% politik Demokrasi, artinya 35% pemilih kurang respon, tentu solusinya langkah langkah sosialisasi di terapkan kapasitasnya, agar politik demokrasi di angka 75% tercapai tahun 2024 mendatang.

Alhamdulilah, sosialisasi untuk pemilu/pemilih peserta SMA/SMK sederajat, di respon sekitar 80% kehadiran peserta sekarang, saya juga berharap kepada pelajar agar menjadi pemilih pemula yang cerdas pada Pilpres dan Pileg pada tahun 2024 nanti, juga mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat,” Paparannya.

Lanjut Hamdan Sapari, S. Pd.I. (Divisi Hukum dan Pengawasan) KPU Sukabumi,
” Bahwa yang di maksud Edukasi politik tentang pemilih pemula/melenial merupakan salah satu kegiatan, yang tidak terakomodir oleh KPU,
tujuannya untuk segmen pemilu pemula kali ini yakni agar para siswa-siswi SMA / SMK atau para pelajar dapat menjadi agen-agen sosialisasi KPU.

Kenapa demikian? Karena jumlah pemilih pemula pada pemilu dan pemilihan cukup besar, di sebutkan pemilih pemula adalah calon pemimpin masa depan dan pertama kalinya memberikan suara dalam pemilu/pemilihan, sehingga perlu diberi pemahaman yang baik tentang demokrasi,” Pungkasnya.

Muhtar BT / Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *