Calon Pengurus DPP GMPI Disampaikan ke Dewan Kehormatan

Jakartaseputar Indonesia.co.id – Proses pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia (DPP GMPI) terus berjalan. Sebanyak 25 orang calon pengurus DPP GMPI secara resmi telah disampaikan kepada Dewan Kehormatan untuk mendapatkan persetujuan, setelah melalui tahapan penilaian administrasi bertajuk The Value of Administration.

Penilaian tersebut dilakukan dengan mencatat rekam jejak serta time record kepedulian para calon pengurus. Proses pencatatan dimulai sejak rangkaian kegiatan peringatan 103 Tahun Proklamator Bung Hatta, yang menjadi salah satu momentum penting dalam penilaian dedikasi dan kontribusi calon pengurus GMPI.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Badan Kesbang dan Politik Jakarta Selatan yang mewakili Gubernur, serta pemaparan pra-sejarah oleh Buya Fikri Bareno, S.E., Mag. Acara tersebut digelar di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada 14 Agustus 2025 lalu.

Dalam proses penataan dan ketertiban administrasi calon pengurus DPP GMPI, Prof. Dr. Asbi Wahid dan Drs. H. Asri Al Jafri, M.Si. ditugaskan secara khusus. Keduanya menyampaikan laporan tugas kepada tim khusus GMPI yang masa kerjanya berakhir pada Januari 2024, pada Senin (9/2/2026).

Ketua GMPI, Ismaldha, menjelaskan bahwa seluruh calon pengurus diwajibkan mengisi formulir isian sebagai syarat administrasi. Sebagian besar calon pengurus telah mengembalikan formulir tersebut untuk kemudian ditetapkan dan dilaporkan kepada pemerintah, dalam hal ini Badan Kesbang dan Politik, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Sebagai informasi, susunan Pengurus Inti DPP GMPI Periode 2016โ€“2024 terdiri dari Dewan Pembina Marsda TNI AU (Purn.) H. Zulhasymi, S.Sos, almarhum Dr. H. Azmi Anwar, S.IP., MBA, serta Adrian Adek, S.Sos., MAP.
Sementara itu, struktur KSB GMPI saat ini meliputi Ketua Umum Ibu Meli Duha, Ketua Harian Ismaldha, Sekretaris Jenderal Drs. Risman Thomas, MAPP, serta Bendahara Umum Ibu Sri Rahayu Ningsih.

GMPI berharap proses penetapan kepengurusan baru ini dapat memperkuat peran organisasi dalam mendorong kepedulian sosial dan lingkungan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *