PGR,Petani Wilayah Utara Tagih Janji, Kabid SDA Omdo

Bekasi – Seputarindonesia – Terdiri dari Penggerak Gotong Royong (PGR) puluhan Petani wilayah Utara mendatangi kantor dinas Sumber daya air DSDA. Bina marga. dan kantor bupati Bekasi untuk menagih janji pada Kamis. (05/02/2026)

 

Menindak lanjuti audensi di tahun lalu kepada dinas terkait dan rekan kerja kontraktor PT Nauli. pekerjaan Bendungan Sungai Hilir BS H 0. Pintu Air kali Cikarang Bekasi Laut CBL. Di tahun dua ribu lima lalu hingga tahun dua ribu enam. proyek tersebut belum juga selesai dilaksanakan puluhan para petani. dinas SDA omong doang alias Omdo.

 

PGR. yang dikomandoi oleh ustadz Jejen Zaenudin. Dinas SDA Omdo. Proyek BSH 0. yang katanya selesai diakhir bulan Januari tahun 2026 selesai dikerjakan ternyata sampai sekarang belum selesai. Kami terdiri dari Penggerak Gotong Royong mendatangi kantor DSDA. Untuk menagih janji atas stateman kepala bidang (Kabid) pada waktu audensi di kantor PT Nauli. Pemenang proyek bendungan tersebut. dan kami sengaja mendatangi kantor bupati ingin berjumpa kepada PLT Dr Asep Supria Atmaja untuk mengadukan prihal proyek tersebut.

 

“Kami para petani pada hari ini mendatangi kantor SDA dan kantor bupati tidak Selonongboy. sebelum nya kami sudah melayangkan surat audensi tembusan PLT bupati. BBWSC. SDA. Dinas LH dan dinas terkait lainya. Kami para petani kecewa merasa dipermainkan oleh dinas terkait ujar Jejen Zaenudin pada awal media,

 

Ditempat yang sama. Muhamad Fauzi, Kami tidak akan pulang sebelum bertemu dan bertatap muka kepada PLT bupati Bekasi yaitu Dr Asep. Kami terdiri dari para para petani ingin menyampaikan secara langsung kepada beliau. Kami sudah bosan dengan omongan ucapan dinas terkait. PLT bupati Dr Asep harus tidak tegas dinas terkait maupun PT Nauli. Betul apa yang dikatakan ketua PGR ustadz Jejen Kabid SDA omdo.

 

Dampak molornya proyek

BSH 0. Kami para petani merugi ratusan juta. Terhitung Ada yang gagal tanam ada juga yang gagal panen. Karena lambatnya pekerjaan tersebut. dan juga banjir kemarin di permukiman rumah warga di hulu kali Cikarang disebabkan meluapnya kali CBL akibat tersendat nya bendungan tersebut yang belum selesai sampai saat ini Tandasnya,

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *