Mojokerto – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KPK-RI Kabupaten Mojokerto mengumumkan terjalinnya kerja sama strategis dengan berbagai pihak terkait dalam rangka memperkuat peran organisasi sebagai wadah aspirasi masyarakat.
Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang diikuti oleh pengurus, anggota, serta perwakilan mitra kerja, yang ditutup dengan penyerahan surat kerja sama antara LSM KPK-RI dengan LBH CCI Jatim sebagai simbol komitmen bersama.
Dalam acara tersebut, Muhammad Arif SH, Ketua LSM KPK-RI Kabupaten Mojokerto menekankan bahwa kerja sama adalah kunci untuk menggerakkan perubahan positif,
“Kita tidak bisa bekerja sendirian dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Melalui kerja sama yang erat dengan berbagai pihak, kita akan semakin kuat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” ujar Ketua.
Ia juga menegaskan pentingnya memperbaiki tata kelola internal sebagai dasar utama kemajuan organisasi. “Besarnya sebuah lembaga ditentukan oleh kualitas anggotanya sendiri. Kita harus konsisten, saling mengingatkan, dan bersama-sama menata langkah strategis ke depan,” tambahnya.
Salah satu pengurus, Agus Pujisnto, menegaskan bahwa komitmen dan loyalitas menjadi pondasi kerja sama yang dibangun. “Kita berkomitmen untuk menjalankan setiap program dengan integritas tinggi – LSM ini bukan tempat untuk bermain-main. Kita juga menerapkan prinsip saling mendukung: satu tersakiti, semua akan turut membantu dan mencari solusi bersama,” katanya.
Gogon Wahyu, SH, CPM, CPArb, dari Tim Advokasi menjelaskan bahwa kerja sama ini akan fokus pada dua program utama: kegiatan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto dan pelatihan paralegal dalam kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat. “Sebagai perwakilan masyarakat, kita harus berani menyampaikan aspirasi yang selama ini mungkin belum terdengar. Untuk menjamin jalannya program advokasi tetap sesuai kaidah hukum dan menghindari risiko yang tidak diinginkan, Tim Hukum akan menjadi sandaran utama. Selain itu, kerja sama dengan media juga akan kita perkuat untuk memastikan informasi terkait program kita dapat sampai ke masyarakat luas,” jelasnya.
Hadi dari Tim Hukum mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat dalam kerja sama tetap menjaga profesionalisme. “Setiap langkah yang kita lakukan harus berdasarkan komitmen yang kuat untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Jangan sampai ada unsur yang menganggap remeh kerja sama ini, karena kita semua memiliki tujuan yang sama – membangun daerah kita menjadi lebih baik,” tegasnya.(har)








