Pebayuran Bekasi – seputar indonesia.co.id – Camat Pebayuran melakukan monitoring langsung ke BKG 26 irigasi di Desa Sumbereja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah kecamatan dalam menyikapi kondisi curah hujan yang masih tinggi dan berpotensi menimbulkan genangan maupun banjir di sejumlah wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Pebayuran didampingi oleh Sekretaris Kecamatan Pebayuran, Kasi Pemerintahan Kecamatan Pebayuran, serta jajaran Pemerintah Desa Sumbereja.
Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, saat ditemui di lokasi mengatakan bahwa intensitas hujan yang terus berlanjut dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada naiknya debit air di sejumlah titik irigasi.
“Curah hujan yang masih tinggi ini menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir. Untuk irigasi BKG 26 sendiri saat ini sedang dalam proses perbaikan, sehingga perlu dilakukan pemantauan langsung agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hasyim menegaskan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan kondisi saluran irigasi tetap aman serta berfungsi dengan baik, sekaligus sebagai langkah antisipasi untuk melindungi lahan pertanian dan pemukiman warga di sekitar wilayah Sumbereja.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait agar perbaikan irigasi dapat segera diselesaikan dan risiko banjir bisa diminimalisir,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Pebayuran juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan apabila terdapat kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
(Ling)








